Pengusaha Keripik Dianiaya hingga Tewas, Tengkorak Kepala Hancur

Selasa, 29 Januari 2019 – 19:23 WIB
Petugas mengevakuasi jasad Aryanto korban pembunuhan di Mempawah, Kalbar. Foto: Kaltimpost/jpg

jpnn.com, MEMPAWAH - Penemuan sesosok mayat di sekitar Jalan Gusti Asmaun, Dusun Pinang, Desa Malikian, Kecamatan Mempawah Hilir, Mempawah, Kalimantan Barat, bikin geger warga setempat, Senin sore (28/1).

Korban bernama Aryanto itu ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar tidurnya sendiri. Diduga pengusaha kripik itu menjadi korban pembunuhan.

BACA JUGA: Dalang Pembunuhan Inah Antimurti Ternyata Pengedar Narkoba

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ditemukan sejumlah luka di bagian kepala pria 30 tahun tersebut.

Jasad pengusaha kripik pisang di daerah Mempawah itu pertama kali ditemukan dalam keadaan bersimbah darah oleh seorang karyawannya, Misda. Saat itu, Misda sedang ingin melaksanakan aktivitas biasanya sebagai pengupas pisang.

BACA JUGA: Mayat Hangus Terbakar di Atas Springbed Diduga Inah Antimurti

Penemuan mayat tersebut sontak membuat heboh warga sekitarnya. Satu-persatu warga terus berdatangan ingin melihat sosok mayat secara langsung.

Tak lama berselang, tim gabungan Polsek Mempawah Hilir beserta Anggota Polres Mempawah mengamankan TKP. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA: Edo Margiono Tewas Setelah Lehernya Ditusuk Pakai Pisau

Salah seorang tetangga korban, Sudarso menceritakan, awalnya Misda ingin bekerja mengupas pisang sekita jam 14.30 Wib. Setelah masuk ke rumah, melihat pintu kamar korban terbuka.

Misda melihat korban dalam keadaan telentang dengan percikan darah. Karyawan tersebut lari keluar rumah dengan kondisi ketakutan dan berteriak minta tolong sama warga.

“Saat melihat sesosok mayat tersebut, karyawan langsung memberitahukan ke warga lain dan menghubungi kepolisian terdekat. Tak lama kemudian pihak kepolisian datang untuk mengamankan tempat mayat dilihat,” terang Sudarso.

Sementara itu, Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Djamaluddin ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, berdasarkan laporan dari staf desa setempat melalui telepon kepada Babinkamtibmas, ada penemuan mayat di Jalan Gusti Asmaun. “Setelah kita melakukan olah TKP di lokasi kejadian tersebut, ternyata memang benar ada seorang mayat yang diduga korban pembunuhan di dalam kamar tidurnya,” ungkapnya.

Namun Djamaluddin belum dapat memberikan keterangan secara resmi. Karena pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kita masih akan menindaklanjutinya dengan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kerena kita ingin mengembangkannya lagi, agar semua jelas dari hasil pemeriksaan nantinya,” tuturnya.

Kapolsek menambahkan, dari hasil visum korban mengalami luka robek bagian kepala sebelah kanan dan tulang tengkorak kepala sebelah kanan hancur.(jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ditusuk Sendiri, Perut Dodoi Robek


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler