Pengusaha Sindir Menteri Lembong: Masuk Pasar aja Batuk

Sabtu, 22 Agustus 2015 – 17:03 WIB
Thomas Lembong. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HPPI) Ismed Hasan Putro menilai Thomas Lembong tidak cocok memimpin Kementerian Perdagangan. Latar belakang menteri anyar itu yang berasal dari sektor keuangan jadi alasannya.

Menurut Ismed, sebagai 'orang finance' Lembong tidak mengerti kondisi di pasar riil. Padahal, kementerian yang dipimpinnya berkutat dengan perdagangan barang, bukan saham atau obligasi. Hal ini dinilainya sangat berbeda dengan Rachmat Gobel yang digantikannya.

BACA JUGA: Anggap Polemik Rizal Ramli Selesai, Jangan Pancing-pancing Lagi

"Gobel orang lapangan di sektor perdagangan, dia ngerti. Kalau menteri perdagangan sekarang masuk pasar aja batuk," kata Ismed dalam sebuah diskusi di Cikini, Sabtu (22/8).

Bukti kesalahan Lembong dalam membaca pasar adalah kebijakannya menambah kuota impor sapi hingga 200 ribu sampai 300 ribu ekor. Padahal, menurut Ismed, ada tiga provinsi yang saat ini sedang mengalami kelebihan stok sapi.

BACA JUGA: Ini Program Rizal Ramli

Dia berharap Presiden Jokowi segera menyadari kesalahan dalam memilih menteri ini. Sehingga kebijakan salah yang diambil Lembong dampaknya tidak terlalu parah terhadap perekonomian.

"Harapan kami tim ekonomi Jokowi bisa diganti lagi, atau setidaknya menerapkan kebijakan pro rakyat," pungkasnya. (dil/jpnn)

BACA JUGA: Akbar Anggap Sikap Rizal Ramli Masih Wajar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota DPR Aja Sebut Proyek Pengadaan Kasur Rp 12,45 Berlebihan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler