Penipuan Kupon Berhadiah Mobil Marak Lagi

Minggu, 21 September 2014 – 00:01 WIB

jpnn.com - TARAKAN - Penipuan dengan modus kupon undian berhadiah mobil mengatasnamakan PT Indofood Sukses Makmur Tbk terjadi di Tarakan. Untuk menyakinkan sasaran, pelaku menyertakan selembar surat keterangan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)-Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya DKI Jakarta.

Bahkan di lembaran berwarna kuning itu, tercantum logo Polri serta nomor surat, No. Pol : SKET/347/PM-ISM/II/2014 dan di bagian bawah kanan tertera stempel Polda Metro Jaya dan tanda tangan Kapolda Metro Jaya atas nama Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Drs Wisnu Andayana SIK NRP 60100746.

BACA JUGA: Diseret Truk Belasan Kilometer, Tukang Bangunan Tewas Mengenaskan

Pola penyebarannya dari rumah ke rumah. Dari keterangan sumber, NN, diketahui bahwa kupon undian itu terselip di meja teras rumahnya, di Jembatan Besi dalam keadaan terlipat rapi, sekitar pukul 08.00, kemarin (20/9). Tak tahu siapa yang meletakannya, NN pun membuka lipatan kertas misterius itu.

Tak dinyana, di bagian atas terlihat tulisan "Surat Pemberitahuan Pemenang" yang di bawahnya tertera nomor surat, No: 0147/SPP-PM/GML-ISM/II/2014, berikut keterangan dari poin 1 hingga 7.

BACA JUGA: 132 Honorer K2 jadi CPNS Tinggal Menunggu SK Penempatan

Belakangan diketahui, NN tak pernah mendapatkan informasi sebelumnya terkait hadiah ini. Tapi nyatanya NN tetap percaya bahwa hadiah itu benar adanya, lantaran menyertakan institusi kepolisian Polda Metro Jaya DKI Jakarta sebagai pihak yang turut bertanggungjawab.

"Sempat percaya, karena ada tanda tangan Kapolda Metro Jaya," kata sumber itu kepada Radar Tarakan (JPNN Grup), Sabtu (20/9).

BACA JUGA: Suami Ditikam Mantan Suami, Siti Lapor Polisi

Belum lagi, di lembaran seukuran tangan orang dewasa itu, tercantum nama dan nomor telepon kepala bagian hubungan masyarakat (Kabag Humas) perusahaan penyelenggara undian, yakni H Bambang Iriyanto SE / 021-5061 9339. Bahkan, si pelaku berani mencantumkan sejumlah logo stasiun televisi nasional  sehingga membuat NN yakin akan hal tersebut. Makin membuncahlah keyakinan di hati NN.

"Saya telepon langsung Kabag Humas H Bambang Iriyanto itu, tapi enggak diangkat," ujar NN.

Si pelaku juga mencantumkan sejumlah izin pemerintah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) : Kep. Mendagri/387/PM/II/2014, Departemen Sosial (Depsos) RI : SK. No. : 01547/Depsos RI/4700/II/2014, Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) : No. Pem-327/WJP.17/PM/II/2014, Polda Metro Jaya : No. Pol : SKep/347/PM-LSM/II/2014, Pemerintah DKI Jakarta : 0217/PEMDA/PM-ISM/II/2014. Dan di bagian terbawah ada stempel dan tanda tangan pimpinan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, Departemen Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak, notaris dan Polda Metro Jaya.

Penasaran, NN pun mencari kebenarannya dengan mendatangi Kepolisian Resor (Polres) Tarakan. Oleh pihak Polres Tarakan, NN mendapat penjelasan tentang modus penipuan ini. Dia pun diminta untuk tak langsung percaya atas hal-hal semacam ini kedepan.

Juru bicara Polres Tarakan Ipda Kamson Sitanggang mengatakan, modus penipuan menggunakan kupon undian berhadiah sudah lama terendus. Namun kini lebih berkembang praktiknya dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

"Modus seperti ini sudah lama ada, dan beredar di seluruh kota bukan hanya di Tarakan," kata Sitanggang.

Dia pun mengimbau agar masyarakat Tarakan jeli, berhati-hati dan cerdas menanggapi hal-hal semacam ini agar tak rugi.(*/pck/ndy)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 23 Kepsek yang Dipecat Merasa Dijebak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler