Penjelasan Irjen Kementan Terkait Pencopotan Pejabat Ditjen Hortikultura

Jumat, 16 Agustus 2019 – 21:03 WIB
Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Justan Riduan Siahaan. Foto: Twitter

jpnn.com, JAKARTA - Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Justan Riduan Siahaan membantah keras adanya tudingan bahwa langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot pejabat eselon II, III, dan IV di Ditjen Hortikultura telah melanggar arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami sangat alert dengan arahan presiden dimaksud saat mengambil keputusan itu,” ujar Justan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (16/8).

BACA JUGA: Irjen: Pencopotan Pejabat Kementan Terkait Kasus Bawang Putih untuk Mitigasi Risiko

Justan menilai tudingan ini keliru sebab pencopotan tersebut merupakan bentuk tindakan tegas sebagai komitmen tidak memberikan toleransi terhadap korupsi.

“Pencopotan ini merupakan langkah strategis mengikuti PP 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Peraturan ini mengamanatkan pimpinan kementerian atau lembaga untuk memitigasi risiko,” urai Justan.

BACA JUGA: Fokus Ekspor Tongkol Jagung, Dean Novel Bisa Raup Jutaan Dolar

Selain itu, Justan menyebut Mentan Amran memiliki sikap yang jelas akan kasus suap bawang putih ini. “Pak menteri juga memberikan ruang yang luas bagi KPK untuk melakukan penyelidikan,” tegas Justan.

Justan menjelaskan, SPIP merupakan sistem pengendalian internal yang diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tujuannya yakni memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.

BACA JUGA: Terkait Impor Hortikultura, Kementan Hanya Beri Rekomendasi Teknis

“Jadi dalam kasus suap bawang putih ini, Kementan sangat terbuka bagi KPK untuk mengumpulkan informasi dan mengungkap kasus suap impor bawang putih secara terang benderang, sehingga public clear melihat masalah ini. Meskipun sebenarnya belum diketahui keterlibatan pejabat Kementan, namun Mentan merasa perlu mengambil langkah tegas, konkrit dan segera sebagai komitmennya dalam anti korupsi,” tandas Justan.(cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Genjot Panen Petani Lebak, Ditjen PSP Kementan Agresif Bangun Embung


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler