Penjualan Impresif pada 2022, CHIP Bagikan Dividen 20 Persen Tahun Ini

Rabu, 26 April 2023 – 11:29 WIB
Emiten teknologi IoT dan smart card PT Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) melantai di bursa saham. Foto: CHIP

jpnn.com, JAKARTA - PT Pelita Teknologi Global Tbk atau emiten bernama CHIP akan mulai membagikan dividen hasil capaian pada 2022.

Perusahaan yang baru melaksanakan initial public offering (IPO) dan melantai perdana di bursa sudah mengantongi keuntungan impresif selama penjualan 2023.

BACA JUGA: Hasri Zulkarnain Sebut PT Pelita Teknologi Global Target Laba 20 Persen hingga Sasar Luar Negeri

Direktur Utama CHIP Ardarini mengatakan perseroan bermaksud untuk membagikan dividen sebanyak-banyaknya 20 persen berdasarkan laba bersih yang dibukukan pada 2022.

"Pembagian dividen akan tunduk dan mematuhi ketentuan dalam Pasal 71 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Perseroan Terbatas (UUPT) yang menyebutkan bahwa dividen hanya boleh dibagikan apabila perseroan mencatat saldo laba positif," kata Ardarini.

BACA JUGA: Trimegah Bangun Persada Melantai di Bursa Saham, Antusias Investor Begitu Tinggi

Memiliki kinerja per 31 Desember 2022, CHIP berhasil mengantongi penjualan sebesar Rp 147 miliar atau tumbuh 122 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 66 miliar.

Realisasi penjualan melampaui target perseroan sebagaimana tertuang dalam prospektus yakni Rp 90 miliar atau overperform sekitar 57 persen.

BACA JUGA: Perkuat Bisnis Telekomunikasi Berbasis Fiber, iForte Akuisisi 60 Persen Saham Varnion

Dengan realisasi penjualan yang mencapai Rp 147 miliar, perseroan mematok target penjualan mencapai Rp 154 miliar pada tahun ini.

Menurut Ardarini, target 2023 ini telah mempertimbangkan sejumlah aspek. Salah satunya tanggapan konsumen positif terhadap produk CHIP.

Adapun, dari total penjualan 2022, CHIP membukukan laba bersih tahun berjalan sejumlah Rp 9,31 miliar. Capaian itu meningkat 85 persen dibanding 2021 yang sebesar Rp 5 miliar.

Selain itu, total aset CHIP tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 91 persen dari Rp 35 miliar menjadi Rp 66 miliar pada 2022.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan ekuitas sebesar 205 persen dari Rp 6,4 miliar menjadi Rp 19,8 miliar. 

Direktur Keuangan CHIP Hasri Zulkarnain mengatakan untuk mempertahankan dan meningkatkan profit, perseroan mempersiapkan sejumlah startegi bisnis salah satunya adalah menambah customer base baik di lokal dan mancanegara (overseas).

Untuk lokal, CHIP memasang target untuk bisa melakukan delivery ke telco operator lainnya selain Indosat Ooredoo, yaitu Telkomsel dan XL Axiata. Saat ini CHIP sudah terdaftar di PT Telkomsel.

"Untuk pasar mancanegara atau overseas, Afrika menjadi target awal untuk bisnis conectivty. Diharapkan dengan melakukan ekspor, kepercayaan publik semakin baik," kata Hasri.

Sementara itu, CHIP juga memperkuat bisnis solusi, di mana sampai saat ini CHIP masih melakukan kerjasama pada BCA untuk mengerjakan beberapa aplikasi yang salah satunya bank garansi.

Adapun, PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), yang didirikan pada 24 Februari 2017 adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang aktivitas connectivity dan solusi serta konsultasi perancangan IOT.

Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 200 juta lembar saham yang setara dengan 24,81 persen dengan harga awal Rp 160 per saham pada Februari 2023 lalu.

Perusahaan yang menjadi Emiten ke-17 pada 2023 dan ke-842 di BEI ini, tercatat di papan akselerasi.

Sejak IPO hingga 31 Maret 2023, harga saham Chip melonjak hingga 813 persen, di mana saham CHIP kembali masuk top gainers untuk tiga pekan berturut-turut sejak pencatatan awal.

"Bahkan, pada akhir Maret 2021 lalu, CHIP sempat masuk jajaran top gainers di tengah tertekannya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," kata Hasri.

Tingginya minat investor terhadap saham CHIP tersebut ini lantaran potensi industri yang memiliki prospek menarik ke depannya. Berdasarkan prospektus perusahaan, jumlah pelanggan telepon seluler menunukkan tren yang terus meningkat sejak 2019 hingga 2021. (Tan/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bakal Melantai di Bursa, Multivision Plus Tawarkan Harga Saham Sebegini


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler