Penjualan Mercy Anjlok, BMW Meningkat

Rabu, 30 Agustus 2017 – 02:40 WIB
Ilustrasi Mercedes-Benz. Foto; AFP

jpnn.com, SURABAYA - Penjualan Mercedes-Benz di Jawa Timur terkoreksi cukup tajam pada periode Januari-Juni tahun ini.

Di sisi lain, BMW justru membukukan penjualan yang meningkat.

BACA JUGA: Kemenhub Terima Hibah Mercedes Benz dari Jasa Raharja

Sementara itu, total penjualan lima kendaraan premium, yakni BMW, Mercedes-Benz, Audi, Lexus, dan Volvo, pada periode Januari hingga Juni 2016 mencapai 210 unit.

 Angka tersebut harus terkoreksi menjadi 159 unit pada enam bulan pertama tahun ini.

BACA JUGA: Ambisi Kuasai Segmen Kendaraan Niaga, Mercy Boyong 9 Jagoan

Penurunan terdorong anjloknya penjualan Mercy dari 101 unit menjadi 76 unit.

Lexus juga mengalami penurunan angka penjualan dari 41 unit menjadi 14 unit pada semester pertama lalu.

BACA JUGA: BMW Bangun Pusat Mobil Listrik di BSD

Branch Manager Astra BMW Surabaya Yopi Antonio mengungkapkan, sejumlah konsumen memang menahan rencana pembelian karena melihat progres proyek-proyek pemerintah.

Namun, konsumen lainnya cukup jeli menetapkan pilihan kendaraan sehingga memutuskan beralih merek ke BMW.

Penjualan BMW memang naik tipis dari 67 unit pada Januari hingga Juni 2016 menjadi 68 unit pada periode yang sama tahun ini.

Namun, pangsa pasar BMW naik tajam dari 32 persen pada periode Januari hingga Juni 2016 menjadi 43 persen (yoy).

Kenaikan permintaan pun berlanjut hingga Juli dan Agustus dengan total penjualan bisa mencapai 35 unit per bulan.

Pihaknya mengklaim beberapa program menjadi penopang keberhasilan penjualan BMW di Jatim.

Di antaranya, program pembelian tanpa uang muka maupun adanya tambahan asuransi selama satu tahun.

’’Leasing cukup percaya untuk menggelontorkan dananya ke konsumen kendaraan premium, karena secara daya beli memang lebih tinggi dan tidak terlalu rawan kredit macet,” imbuhnya.

Untuk mendongkrak pasar, BMW bersiap memboyong All New BMW Seri 5 G-30 ke Jawa Timur.

Yopi mengakui pihaknya sudah mengantongi sepuluh surat pemesanan kendaraan untuk seri tersebut sebelum resmi diluncurkan.

Di sisi lain, pangsa pasar Mercy di Jatim harus rela merosot dari 47 persen pada Juni tahun lalu menjadi 45 persen pada Juni 2017.

Meski demikian, General Manager PT Hartono Raya Motor (HRM), diler resmi Mercedes-Benz, Hartoyo Yuwono optimistis penjualan Mercy di Jawa Timur dapat terdongkrak dengan adanya beberapa produk baru.

Salah satunya sembilan kendaraan niaga yang berstatus completely knocked down (CKD) dengan target penjualan 100 unit hingga akhir 2017.

Meski pangsa pasar Mercy terkoreksi, HRM masih menikmati kenaikan penjualan sebesar 14 persen pada periode Januari hingga Juli 2017.

Total penjualan Mercy di diler miliknya mencapai 115 unit hingga Juli.

’’Animo masyarakat terhadap Mercy masih bagus. Untuk tahun ini, kami menargetkan penjualan sebanyak 200 unit kendaraan komersial dan optimistis dapat tercapai,” katanya. (vir/c17/noe)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mercedez-Benz Boyong 19 Jagoan di GIIAS 2017


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler