Penuh Asap Ganja, Sekolah Tutup

Minggu, 09 November 2014 – 20:16 WIB

jpnn.com - ADAM City High School di Commerce City, dekat Denver, Colorado, tiba-tiba libur. Asap besar membubung menyelimuti sebuah kelas. Bukan kebakaran. ”Hanya” keisengan siswa yang main-main dengan ganja.

Sejatinya, para siswa di sekolah tersebut tidak sedang merokok, apalagi ngganja. Menurut pernyataan resmi sekolah, ada yang iseng membawa gravity bong, alat isap yang memanfaatkan tekanan udara untuk mengumpulkan banyak asap dari lintingan ganja.

BACA JUGA: Hari Ini, Warga Catalan Gelar Referendum Kemerdekaan

Nah, bong itulah yang lantas ”diledakkan” di salah satu kelas Jumat pagi (7/11). ”Para siswa langsung kami ungsikan ke ruang khusus agar tidak berkeliaran,” ungkap pernyataan tersebut.

Memang, sekolah harus mencegah para siswa mengisap asap itu. Mereka tentu tidak ingin murid-muridnya teler masal. Kalau kesurupan masal sih sudah banyak terjadi di sini...

BACA JUGA: Benturan Kepentingan Ancam Program Obama

Aksi tersebut bisa jadi merupakan salah satu bumerang yang diterima Colorado, satu di antara empat negara bagian yang melegalkan ganja. Terutama bagi orang di atas 21 tahun dan untuk kepentingan ”rekreasi”. Tiga negara bagian lainnya adalah Alaska, Washington, dan Oregon.

Meski legal, sejumlah larangan masih diberlakukan. Yang masih di bawah umur dilarang nyimeng. Nyedot di sekolah, taman-taman kota, serta jalanan juga tetap tidak boleh.

BACA JUGA: Presiden Turki Bangun Istana 1000 Ruang

Hingga kemarin sekolah masih belum merilis hasil penyelidikan mereka. Misalnya, siapa yang berbuat dan sanksi apa yang bakal diterapkan untuk si penyebar asap tersebut. (Reuters/c9/dos)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Bunuh Seorang Tersangka Penghina Sahabat Nabi Pakai Kapak


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler