Penumpang Diproyeksi Capai 100 Juta Orang, Bandara Soetta Perlu Pengembangan

Kamis, 08 Desember 2022 – 12:29 WIB
Bandara terbesar di Indonesia Soekarno-Hatta perlu dilakukan pengembangan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing ditingkat global. Foto/Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Bandara terbesar di Indonesia Soekarno-Hatta perlu dilakukan pengembangan lebih masif guna menjaga dan meningkatkan daya saing ditingkat global.

Seperti diketahui, Bandara Soetta saat ini diperkuat tiga terminal penumpang dengan total kapasitas sekitar 43 juta penumpang per tahun dan terminal kargo berkapasitas 600 ribu ton per tahun.

BACA JUGA: Bandara Soetta Perketat Kedatangan Penumpang Internasional, Ada Apa?

Namun, pengembangan Bandara Soekarno-Hatta sangat urgen untuk dilakukan secara masif dan cepat untuk mengakomodir pertumbuhan penumpang ke depannya.

PT Angkasa Pura II memproyeksikan pertumbuhan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mencapai sekitar 80 juta pada 2030 dan terus tumbuh hingga pada 2035 mencapai 100 juta.

BACA JUGA: Detik-Detik Pesawat Lion Air JT-330 Return To Base di Bandara Soetta

Karena itu, Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta saat ini sudah berjalan dengan sangat baik tetapi harus ditingkatkan.

“Bandara Soekarno-Hatta sudah terintegrasi dengan baik kalau ada kurang itu pasti. Namun, saya melihat terus menerus dilakukan perbaikan,” ujar Alvin pada Talkshow Polemik MNC Trijaya berjudul “Urgensi Pengembangan Bandara Soekarno-Hatta”, Rabu (7/12).

Menurut Alvin, jika tidak cepat dikembangkan akan terjadi penumpukan untuk penumpang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan pertumbuhan penumpang dipicu populasi traveller. Artinya, warga yang saat ini masih berusia pada 10-20 tahun ke depan sudah memiliki keinginan untuk bepergian.

Muhammad mengungkapkan AP II telah memiliki rencana pengembangan kapasitas guna mengantisipasi backlog baik untuk sektor angkutan penumpang maupun kargo di Bandara Soekarno-Hatta, di antaranya pembangunan Terminal 4 dan Cargo Village.

Nantinya,Terminal 4 akan menjadi terminal penumpang terbesar di Indonesia dengan kapasitas sampai dengan 45 juta penumpang.

Terminal 1 dan 2  akan direvitalisasi menjadi total kapasitas sampai dengan 45 juta penumpang, sementara revitalisasi Terminal 3 berpotensi meningkatkan kapasitas menjadi 35 juta penumpang.

"Jadi, Bandara Soekarno-Hatta akan memiliki kapasitas total lebih dari 100 juta penumpang,” ungkap Muhammad.

Selain itu, AP II juga akan membangun kawasan Cargo Village yang salah satunya untuk mengakomodir sektor e-commerce.

“Tahun depan ekspansi Cargo Village, paling lambat akhir 2024 atau awal 2025 kita punya Cargo Village yang memiliki kapasitas 1,5 juta ton - 2,2 juta ton per tahun atau jauh lebih banyak dibandingkan dengan Terminal Kargo eksisting dengan kapasitas sekitar 600 ribu ton per tahun,” tegas Muhammad.(mcr28/jpnn)


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Wenti Ayu Apsari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler