jpnn.com - JAKARTA - Pesawat Batik Air dan Maskapai Trans Nusa bersenggolan di bandar udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/3) malam. Akibatnya, sayap kiri Batik Air terbakar dan sayap ekor Trans Nusa rusak.
Salah satu penumpang yang duduk di bangku kelas 3A Batik Air, Faisal Ibrahim, mengaku penumpang lainnya berteriak histeris di dalam pesawat saat insiden itu terjadi. Menurutnya, tabrakan terjadi saat pesawat Batik Air tengah memacu kecepatannya untuk lepas landas.
BACA JUGA: Tujuh Dosa Fahri Hamzah versi Presiden PKS
"Penumpang di dalam pesawat berteriak, begitu saya lihat api sampai di badan pesawat, saya (ucap) inalilahi," kata Faisal, di bandar udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (4/4) malam.
Faisal melanjutkan, sesaat sesudah baku sambar itu, pesawat sempat oleng dan api menyala ketika terjadi gesekan. Dia pun mengaku pasrah. Dalam kepanikan, pesawat tak lama berhenti dan pramugari membuka pintu depan pesawat.
BACA JUGA: Duh, Pasukan PBB ikut Pusing karena Insiden Batik Air
"Kami akhirnya turun, untungnya pesawat tidak terlalu penuh, tidak sampai desak-desakan. Kalau panik pasti ada," bebernya.
Tak lama kemudian, kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi landasan pacu tempat tabrakan tersebut. Bus Lion Air kemudian menjemput penumpang lainnya.
BACA JUGA: Tulus Minta Manajemen Bandara Halim Dikenai Sanksi
"Api yang disayap pesawat kemudian dipadamkan oleh mobil pemadam," tuturnya.
Faisal sangat bersyukur bisa selamat dari insiden itu. Dia mengaku, baru pertama kali mengalami kecelakaan dalam penerbangan. Ia kemudian me-refund tiket dan membatalkan keberangkatannya ke Makkasar. (Mg4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Waduh, Penutupan Bandara Halim Diperpanjang
Redaktur : Tim Redaksi