Penyebab Kanker Darah dan Gejala - gejalanya

Kamis, 14 Februari 2019 – 14:51 WIB
Bu Ani Yudhoyono dan Pak SBY. Foto: diambil dari Instagram agusyudhoyono

jpnn.com, JAKARTA - Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Kristiani Herawati atau yang biasa dipanggil Bu Ani, mengalami kanker darah. SBY mengatakan, sejak 2 Februari 2019 lalu, Ibu Ani menjalani medical treatment di Singapura atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

Ahli ongkologi dan hematologi RSUD dr Soetomo Surabaya dr Made Putra Sedana SpPD KHOM mengungkapkan kanker darah atau leukemia bisa diderita oleh anak-anak sampai lanjut usia. Prosentase antara perempuan dan laki-laki pun seimbang.

BACA JUGA: Bu Ani Dirawat, Doa Pak OSO untuk Mantan First Lady

”Pengobatannya juga sama,” ucapnya. Made memang tidak membicarakan sakit yang diderita Ani. Namun dia mengomentari secara global kasus leukimia.

Jenis leukemia ada berbagai macam. Pada anak-anak sering kali yang dialami adalah jenis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL). Jenis ini merupakan kanker anak yang paling banyak terjadi. ALL terjadi ketika sel sumsum tulang memiliki masalah dalam DNAnya.

BACA JUGA: Mengenal Kanker Darah, Penyakit yang Diderita Bu Ani Yudhoyono

BACA JUGA: Fahri Tak Bicara Banyak, Hanya Bisa Berdoa Buat Bu Ani

Gejala yang kerap terjadi adalah kelenjar limfa membesar, memar, perdarahan dari gusi, dan sering infeksi.

BACA JUGA: Maruf Amin Doakan Bu Ani Yudhoyono Sembuh dan Semoga Pak SBY Tabah

”Sedangkan pada dewasa yang kerap terjadi adalah Acute Myeloblastic Leukemia (AML),” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos, Rabu (13/2). Kanker ini terjadi karena banyaknya sel imatur atau tidak matang yang ada dalam darah.

BACA JUGA: Fadli Zon: Mengirimkan Dokter Kepresidenan Buat Bu Ani Bukan Keputusan Jokowi

Permasalahan terjadi pada sungsum tulang belakang. ”Risikonya mudah perdarahan dam mudah infeksi,” imbuhnya. Biasanya pengobatan yang dilakukan adalah dengan kemoterapi. (lum/far/lyn)

Penyebab kanker darah

Tidak terkendali dari sel-sel darah.

Perubahan dalam DNA

Memiliki keturunan kanker

Paparan bahan kimia berbahaya/radiasi.
Infeksi virus.

Kanker darah yang banyak terjadi
Leukemia

Menyebabkan sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel darah merah dan trombosit yang cukup. Kanker ini dibagi menjadi beberapa

- Leukemia limfositik akut alias acute lymphocytic leukemia (ALL)

- Leukemia limfositik kronis alias chronic leukemia lymphocytic (CLL)

- Leukemia mielositik akut alias acute myelogenous leukemia (AML)

- Leukemia mielositik kronis alias chronic myelogenous leukemia (CML)

Gejalanya :
Anemia

Darah susah membeku

Sering mengalami perdarahan atau memar

Rentan terkena infeksi

Nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang

Sakit kepala yang intens

Nafsu makan menurun

Mengalami penurunan berat badan secara drastis

Muncul keringat berlebih di malam hari

Limfoma

Kanker jenis ini juga memengaruhi kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian lain dari tubuh. Jenis kanker ini ada dua macam, yakni:

- Limfoma hodgkin

- Limfoma non-Hodgkin

Gejalanya :

Adanya tonjolan di bawah kulit, biasanya di selangkangan, leher, atau ketiak

Demam dan menggigil

Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik

Sesak napas dan nyeri di dada

Gatal-gatal di seluruh tubuh

Keringat berlebih di malam hari

Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang

Selalu merasa lesu

Berat badan turun drastis tanpa sebab

Nafsu makan menurun

Gangguan saraf

Muncul darah dalam tinja atau muntah

Haid dengan volume darah yang berlebihan

Myeloma

Jenis kanker yang terbentuk oleh sel plasma ganas. Kanker darah jenis ini mencegah produksi antibodi normal. Akhirnya kekebalan tubuh seseorang akan turun.

Gejala :

Anemia

Sering mengalami perdarahan dan memar

Gangguan tulang dan kalsium sehingga menyebabkan tulang mudah patah

Rentan mengalami infeksi

Gangguan atau kerusakan ginjal

Kaki bengkak

Disarikan dari berbagai sumber

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... AHY Mohon Doa Untuk Memo Ani Yudhoyono


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler