Penyuluh Pertanian Wajib Kuasai Teknologi

Sabtu, 16 Oktober 2021 – 11:44 WIB
Kepala Pusat Penyuluh Pertanian Bustanul Arifin Caya. Foto: dokumentasi pribadi

jpnn.com, BANDUNG - Kepala Pusat Penyuluh Pertanian Bustanul Arifin Caya mengatakan penyuluh memiliki peran strategis dalam pembangunan pertanian.

Mereka merupakan garda terdepan sekaligus mata dan telinga pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian. Maka dari itu, berbagai program-program strategis di sektor pertanian sangat berkaitan dengan penyuluh.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Preman dan Bandar Judi, yang Kenal Siap-Siap Saja

Bustanul menyampaikan hal itu dalam acara bertajuk Sosialisasi Pengembangan Teknologi Informasi Regional 1 di Kota Bandung, Jawa Barat.

"Maka dari itu, pertemuan ini sangat penting untuk mengakselerasi program IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management Irrigation Program) karena elemen utamanya adalah petani dan penyuluh," ujar Bustanul.

BACA JUGA: Identitas 11 Siswa yang Meninggal Saat Susur Sungai di Ciamis

Dijelaskan Bustanul, tujuan dari kegiatan ini yakni sebagai sarana sosialisasi pemanfaatan aplikasi penyuluh pertanian cerdas serta membuka wawasan bagi para pendamping dan pengelola IPDMIP, untuk berperan aktif dalam pemberitaan informasi tentang keberhasilan program IPDMIP.

"Kami harapkan juga ada peningkatan SDM penyuluh pendamping IPDMIP dalam rangka mensukseskan proses pemberdayaan petani di lokasi IPDMIP," jelas Bustanul.

Dalam menciptakan SDM yang profesional, mandiri dan berdaya saing tersebut di era revolusi industri 4.0, sudah barang tentu diperlukan penguatan kapasitas dalam penguasaan Informasi dan Teknologi.

Menurut Bustanul, penyuluh di era pertanian 4.0 atau era digitalisasi pertanian harus mempunyai kemampuan di bidang teknologi informasi.

"Ini dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada para petani," katanya.

"Termasuk memperoleh berbagai informasi, baik informasi teknologi, pasar, maupun sumber-sumber pelayanan keuangan yang sangat dibutuhkan oleh para petani. Selain itu juga memudahkan para penyuluh dalam membantu para petani untuk akses yang lebih luas ke pasar untuk peningkatan nilai tambah dan pendapatan," kata dia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Dedi Nursyamsi meminta para penyuluh harus aktif mengakses dan mengikuti berbagai data dan informasi serta yang telah disiapkan oleh Kementan. Yakni melalui berbagai aplikasi seperti Cyber Extension, SIMLUHTAN, MSPP, Ngobras, Bertani On Cloud, dan aplikasi/media lainya.

"Mereka kami harap aktif juga memberitakan informasi keberhasilan pelaksanaan kegiatan IPDMIP dalam mendukung proses kecukupan pangan nasional dan kesejahteraan petani," jelas Dedi.

Dedi berpesan agar para penyuluh jangan berhenti belajar dan pro aktif mencari informasi tentang pembangunan pertanian yang masa kini.

"Penyuluh pertanian adalah salah faktor kunci keberhasilan pembangunan pertanian dalam memberikan kontribusi pembangunan pertanian," katanya. (rhs/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler