Peralatan RS Tidak Memadai, Bayi Kembar Dempet Dirujuk

Kamis, 31 Maret 2016 – 03:59 WIB
Bayi kembar siam dempet perut dari pasangan Junaidi (29) dan Warmin Bahrudin (32) saat dirawat di inkubator Rumah Sakit Camatha Sahidya di Jalan Jenderal Ahmad Yani nomor 8, Mukakuning. Foto: Iman Wachyudi/ batampos.co.id/JPNN

jpnn.com - BATAM - Humas RS Camatha Sahidya, Harbin mengatakan bayi kembar dempet perut yang lahir di rumah sakit tersebut akan dirujuk ke rumah sakit yang memiliki peralatan medis yang lengkap.

“Rumah sakit ini tidak bisa melakukan proses pemisahan, maka kedua bayi ini kita rujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Batam lewat jalur umum. Ya kami tengah mengupayakan itu," jelasnya.

BACA JUGA: Kasihan, Bayi Kembar Siam Dempet Ini Butuh Uluran Tangan

Sayangnya jalur umum ini terlampau mahal. Awal Bros meminta uang muka sebesar Rp 40 juta untuk proses pemisahannya. Sedangkan jika melalui jalur BPJS, maka hanya tinggal untuk satu pasien saja. Itupun belum dicek kebenarannya, sehingga lebih diprioritaskan lewat jalur umum.

Junaidi, ayah kedua bayi ini membenarkan hal tersebut. Untuk kebutuhan di rumah sakit, ia mengandalkan kartu BPJS kelas II milik istrinya yang bekerja di perusahaan garmen. 

BACA JUGA: Pemkab Banyumas Mau Tutup Lokalisasi, DPRD Kurang Happy

"Saya diminta untuk mengurus BPJS anak-anak saya agar bisa mendapat fasilitas BPJS di Awal Bros. Saya dengar bisa, namun untuk satu orang, dan belum saya cek kebenarannya," kata buruh bangunan ini.

Kepala BPJS Batam, Budi Setiawan mengatakan pihaknya sudah mendengar kabar tersebut dan saat ini tengah berkoordinasi dengan Awal Bros.

BACA JUGA: Pelabuhan Penyeberangan Parigi Siap Beroperasi

"Untuk memisahkan tubuh yang dempet butuh keahlian khusus, kita lihat dulu situasinya, bisa saja dirujuk ke luar Kepri," ungkapnya.

Namun, ia berjanji jika pasutri ini memiliki kartu BPJS aktif maka akan dibantu untuk dicarikan solusi untuk membantu proses pemisahannya.

Di tempat lain, Manajer Pengembangan Bisnis Awal Bros, dr Shinta Trilusita membantah kabar tersebut. Ia mengakui pihaknya belum memberi pernyataan apakah bisa mengoperasi bayi kembar siam atau tidak.

"Sebenarnya Awal Bros tak bisa melakukan operasi pemisahan anak," tegas Shinta.

Pihaknya memang telah dihubungi Rumah Sakit Camatha Sahidya, namun masih sebatas untuk konfirmasi mengenai ketersediaan kamar.

"Lebih baik dirujuk ke sentral pembedahan anak yang ada di Jakarta," pungkasnya.(leo/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tinggalkan Elpiji 3 Kg, Pedagang Ini Hemat Rp 1 Juta per Bulan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler