Peran Aktif Perguruan Tinggi Penting Tekan Kemiskinan Ekstrem di Wilayah Pesisir

Rabu, 11 Oktober 2023 – 14:54 WIB
Dekan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) Caturida Meiwanto menilai peran aktif perguruan tinggi penting dalam menekan kemiskinan ektrem di wilayah pesisir. Foto: Ist.

jpnn.com - BEKASI - Dekan Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial (FBIS) Universitas Dian Nusantara (UNDIRA) Caturida Meiwanto Doktoralina menilai program di perguruan tinggi penting berfokus pada penekanan kemiskinan ektrem di wilayah pesisir.

Menurutnya hanya dengan langkah ini 'Konsep Ekonomi Biru' dapat terlaksana dengan baik dan membawa peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

BACA JUGA: Kemenko PMK Apresiasi Kinerja BAZNAS Mengentaskan Kemiskinan Ekstem

Catur juga menegaskan peran TNI AL sangat penting dalam melakukan pembinaan masyarakat pesisir.

"Tentara itu multitalenta, secara praktis saya yakin program pemerintah akan terwujud dalam mengentaskan kemiskinan dan mencerdaskan masyarakat,” ujar Catur dalam keterangannya, Rabu (11/10).

BACA JUGA: Ganjar Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Demi Wujudkan Indonesia Emas

Tenaga Profesional Bidang Ekonomi Lemhannas RI ini menilai pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Dikti juga perlu ditingkatkan untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat pesisir.

Dia mencontohkan PkM Dikti dalam aplikasi Ketahanan Ekonomi yang digelar di Desa Segarajaya, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/10).

BACA JUGA: Ganjar Milenial Wujudkan Pengabdian kepada Masyarakat dengan Renovasi Musala di Lebak

PkM fokus kepada pemberdayaan melalui konsep ekonomi biru yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Program PkM sebelumnya juga telah mendapat dukungan mitra dari Asisten Deputi Pengelolaan Ruang Laut dan Pesisir Kemenko Marves Muh Rasman Manafi.

Rasman mangatakan peran UNDIRA dalam Program PkM sangat penting. Karena pendidikan masyarakat pesisir harus menjadi prioritas guna meningkatkan kesadaran dan meningkatkan kemampuan usaha dalam meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dengan bijak.

Ketua Pokmaswas Hiu Agus Arief menyambut baik pandangan Rasman.

Menurut pria yang juga menjabat koordinator mitra antarkelompok dalam PkM ini, masyarakat yang selama ini beraktivitas sektor UMKM di desa segarajaya, sangat tergantung pada hasil tangkap dan
budidaya ikan laut.

"Mereka belum memahami perubahan pasar yang menggunakan teknologi. Selain itu, hasil atas tangkapan hanya terbatas dijual kepada para pengepul,” ucapnya. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ganjar Sukses Menurunkan Angka Penduduk Miskin di Jawa Tengah


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler