Perawat RSDH Cianjur yang Sempat Menangani Pasien Positif Corona Masih Diisolasi

Senin, 16 Maret 2020 – 18:10 WIB
Rumah Sakit Dokter Hafidz (RSDH) Cianjur. Foto: ANTARA/Ahmad Fikri

jpnn.com, CIANJUR - Dinas Kesehatan Cianjur menyatakan kondisi kesehatan 30 tenaga medis yang sempat menangani pasien positif corona yang meninggal di RSDH Cianjur, dalam kondisi stabil dan sehat, meskipun masih dalam status diisolasi di rumah.

"Kondisi mereka masih tetap dipantau, mereka dalam kondisi sehat, namun masih menjalani isolasi rumah yang kemungkinan akan diperpanjang," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Cianjur Yusman Faisal, Senin (16/3).

BACA JUGA: Ridwan Kamil Pernah Kontak dengan Menhub saat Mengawal ABK Diamond Princess

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan terhadap dua dokter dan 28 perawat yang sempat menangani dan bertugas merawat pasien yang meninggal. Pasien semula dinyatakan negatif ketika meninggal, lalu kemudian Gubernur Jabar menyatakan pasien tersebut positif.

Meskipun kondisi kesehatan paramedis dalam keadaan normal, namun sampel darah, air liur dan dahaknya telah dibawa ke lab untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum diperbolehkan kembali bekerja.

BACA JUGA: Tablig Akbar Ditunda Gegara Corona

"Upaya antisipasi tetap dilakukan karena selama dilakukan isolasi rumah, seluruhnya masih dalam kondisi baik dan normal. Harapan kami mereka tetap sehat dan dapat kembali bekerja," katanya.

Kepala Puskesmas Sukaluyu, Nurul Hadie, mengatakan petugas puskesmas terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan keluarga pasien tersebut, bahkan sejak pasien masih berstatus suspect dan sempat dinyatakan negatif.

BACA JUGA: Bu Risma Punya Cara Melawan Virus Corona

"Kondisi keluarga pasien di Cianjur tepatnya di Kecamatan Sukaluyu, masih dalam keadaan sehat. Kami masih terus berkoordinasi dan terus memantau kesehatan mereka yang diduga tidak terpapar, namun masih menunggu hasil lab," katanya.

Sebelumnya, pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang menjalani perawatan di ruang isolasi RSDH Cianjur, meninggal dunia dan dinyatakan negatif corona.

Satu pekan berselang, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil secara resmi mengatakan pasien yang meninggal di Cianjur positif terjangkit corona, bahkan dua anggota keluarganya di Bekasi dinyatakan mengalami hal yang sama dan sudah menjalani perawatan. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler