Perbaiki Atap Bocor di Alfamart, AM Tewas Tersetrum

Kamis, 19 Januari 2023 – 22:11 WIB
Ilustrasi mayat di kamar jenazah. Ilustrator: JPNN.com

jpnn.com, LOMBOK BARAT - Warga Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), berinisial AM (21) yang berprofesi sebagai pekerja perawatan dan perbaikan atap menjemput ajal pada Kamis (19/1) siang.

Nasib nahas datang saat lelaki muda itu memperbaiki atap gerai Alfamart di Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat.

BACA JUGA: Lagi Cari Uang, Remaja di Bekasi Tewas Tersetrum

Kapolsek Kediri AKP Heri Santoso menjelaskan AM merupakan penduduk Dusun Karang Bangkot, Desa Karang Bangkot Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

"AM sedang melakukan perbaikan rooftop atau genteng yang mengalami kebocoran," kata AKP Heri.

BACA JUGA: 2 Perampok Bermodal Korek Api Menyasar Alfamart & Indomaret, Rokok pun Diangkut

Awalnya AM naik ke atas genteng gerai Alfamart untuk melihat kerusakan yang menimbulkan kebocoran. Setelah itu, dia turun guna membeli peralatan yang diperlukan untuk memperbaiki kebocoran itu.

"Korban kembali ke Alfamart setelah membeli peralatan dan selanjutnya naik lagi ke lantai dua untuk melanjutkan pekerjaan," papar Heri.

BACA JUGA: Kronologis Bapak, Ibu, Anak, dan Pengasuh Tewas Tersetrum, Innalillahi

Tidak berselang lama, sekitar pukul 12.00 WITA tiba-tiba listrik di wilayah tersebut mati total. Ternyata listrik yang padam itu ada hubungannya dengan AM yang sedang memperbaiki atap gerai Alfamart.

“Masyarakat setempat melihat korban tersengat arus listrik di lantai dua," ujar Heri.

Saksi-saksi yang mengetahui insiden itu langsung melaporkannya ke pihak Alfamart. Polisi yang memperoleh laporan mengenai peristiwa itu juga bergegas mendatangi tempat kejadian perkara atau TKP.

"Kami langsung menghubungi pihak PLN untuk mengevakuasi korban," tutur Heri.

Korban pun segera dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Kediri. Namun, nyawanya tidak tertolong lagi.

Heri menambahkan jajarannya langsung menghubungi keluarga korban. Selain itu, petugas Polsek Kediri juga memasang police line atau garis polisi di TKP.

“Bisa saja situasinya dapat membahayakan warga sekitar. Saat ini situasi sudah dalam keadaan aman,” ujar perwira pertama Polri itu.(mcr38/jpnn.com) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pesta Sabu-Sabu di Lombok Barat Digerebek, 4 Orang Paruh Baya Ditangkap, Ya Ampun


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler