Percepat Herd Immunity, BIN Gelar Vaksinasi di Sekolah

Kamis, 15 Juli 2021 – 21:58 WIB
Vaksinasi anak usia 12-17 tahun dilakukan di sekolah. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, RIAU - Badan Intelijen Negara (BIN) Riau bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Riau menggelar vaksinasi bagi anak usia 12 hingga 17 tahun. Vaksinasi pelajar ini digelar di dua tempat di SMP Negeri Pekanbaru dan SMA Negeri 1 Pekanbaru.

Kepala BIN Daerah Riau Brigjen Amino mengatakan, program tersebut digelar secara serempak dan dihadiri secara virtual oleh Presiden Joko Widodo.

BACA JUGA: Jokowi Minta Vaksinasi Para Pelajar Dipercepat, Kepala BIN Bergerak di Lapangan

"Melaksanakan vaksinasi masal merupakan perintah, ini tentu saja dari Jakarta dari pimpinan pusat dari pemerintah yaitu presiden RI," kata Amino dalam siaran persnya, Kamis (15/7).

Amino menjelaskan, program vaksinasi terbagi kedalam tiga kategori yaitu pelajar SMP, SMA, dan masyarakat secara door to door. Menurut Amino wilayahnya mendapatkan jatah 3.000 dosis vaksin.

BACA JUGA: Tim Velox BIN Bergerak ke Stasiun Bogor

Amino menjelaskan, program vaksinasi door to door merupakan tindakan lanjut dari temuan BIN. Amino menilai banyak masyarakat yang masih takut untuk melakukan vaksin.

"Karena ada beberapa data intelijen masyarakat yang enggan atau takut dan juga ragu-ragu. Padahal dia tidak memiliki keluhan sakit dan semacamnya tetapi karena alasan mental dia tidak mau," kata dia.

BACA JUGA: Tim Velox BIN Semprotkan Disinfektan Hingga Edukasi Prokes di Bogor

Amino menambahkan, program vaksinasi door to door dilaksanakan juga dengan cara mengedukasi masyarakat agar tidak takut untuk melakukan vaksin. Diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat dapat lebih mengerti pentingnya vaksinasi.

"Untuk itu kami jemput dan berikan edukasi secara psikologi agar mereka mau menerima apa yang disebut vaksin dalam rangka untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan herd immunity,” kata dia.

Pelajar SMP Khairunnisa mengaku senang, karena memang dirinya sudah lama ingin divaksin. Menurut Khairunnisa program vaksinasi ini sangat membantu dirinya.

"Yang pasti senang dan juga ada rasa takut cuma karena dari niat awal mode vaksin terus sekolah menyelenggarakan jadi ikut. Tujuan dari vaksin ini setahu saya meminimalisir efek ke tubuh kita," kata dia. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler