Perdana, Mitsubishi Fuso Pamer Truk Listrik di Indonesia

Kamis, 05 Maret 2020 – 19:29 WIB
Mitsubishi Fuso Kenalkan eCanter di GIICOMVEC. Foto Dedi Sofiyan/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor kendaraan Mitsubishi Fuso, tak hanya merilis varian Fighter FN61FL HD (6x2) chassis, tetapi juga untuk pertama kali mengenalkan truk masa depan, eCanter.

Truk bertenaga listrik itu pertama kali dikenalkan di Indonesia sekaligus mensosialisasikan kecanggihan teknologi truk bertenaga listrik itu.

BACA JUGA: Mitsubishi Fuso Resmi Luncurkan Varian Fighter Paling Panjang di GIICOMVEC 2020

Dua tahun lalu, KTB telah memperkenalkan prototype eCanter, dan kini KTB membawa serta eCanter yang telah disempurnakan.

"Mitsubihsi eCanter merupakan pengenalan truk elektrik pertama kalinya kepada masyarakat Indonesia. Momentum ini merupakan misi kami dalam penyediaan solusi berkelanjutan," ujar Marketing Director Sales &i Marketing Division KTB, Duljatmono, di sela ajang Gaikindon Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC) di Jakarta, Kamis (5/3).

BACA JUGA: Intim dengan Pencetus Bahasa Desain Dynamic Shield di Mitsubishi

Truk eCanter, kata dia, sudah dipasarkan ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Portugal dan beberapa negara Eropa lainnya yang menyasar segmen fleet.

"Di sana sistemnya sewa, untuk Indonesia sendiri belum ada rencana dalam waktu dekat," imbuhnya.

BACA JUGA: Tesla Kenalkan Konsep Truk Pikap Listrik dengan Panel Surya

Ia menambahkan, eCanter sepenuhnya beroperasi secara elektrik, tidak mengeluarkan gas buang, bebas kebisingan dan getaran, serta dapat mengurangi efek negatif terhadap lingkungan secara signifikan.

Selain itu, ketimbang kendaraan diesel konvensional, truk bertenaga listrik besutam Mitsubishi itu dapat mengurangi beban fisik pada pengemudi, dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan lingkungan kerja yang lebih baik.

Mitsubishi eCanter dibekali enam modul baterai dan diklaim dapat melaju hingga 100 km dalam sekali pengisian baterai.

Duljatmono menambahkan, truk menawarkan dua metode pengisian daya. Pertama metode AC dengan lama pengisian sekitar 9 jam dan metode DC dapay mengisi hingga 1,5 jam.

Tak hanya itu truk ini juga telah dilengkapi dengan sistem keamanan layaknya mobil penumpang seperti anti-lock braking system, electronic stability agar tetap stabil, serta sistem lane departure warning agar kendaraan tetap dalam jalur. (mg9/jpnn)


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler