Peringati Hari Ibu, DPKA PDIP Surakarta Gelar Lomba Menghias Tumpeng

Minggu, 19 Desember 2021 – 14:30 WIB
Salah satu tim sedang sibuk memotong aneka sayuran untuk menghias tumpeng pada lomba memasak dan menghias tumpeng yang digelar DPKA PDIP Kota Surakarta, Minggu (19/12) dalam rangka peringatan Hari Ibu 2021. Foto: Romensy Augustino/JPNN.com.

jpnn.com, SURAKARTA - Departemen Kesehatan Perempuan dan Anak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPKA PDIP) Kota Surakarta menggelar lomba memasak dan menghias tumpeng di Sunan Jogokali Pucangarum, Pucang Sawit, Jebres, Surakarta, Minggu (19/12). Lomba ini digelar dalam rangkaian peringatan Hari Ibu 2021 yang diperingati setiap 22 Desember. 

Acara yang diikuti 54 peserta dari setiap PAC yang ada di Kota Surakarta, itu bertujuan menanamkan semangat gotong royong, kekompakan, dan kerja sama antaranggota. 

BACA JUGA: Dalam 5 Hari Ayah dan Ibu Meninggal Karena Covid, 2 Bocah Ranu dan Rani Isolasi Mandiri

Ketua DKPA PDIP Kota Surakarta Yuli Rohiyati Budi Prasetyo mengatakan setelah lomba memasak dan menghias tumpeng, pihaknya  akan melanjutkan kegiatan dengan menggelar pembekalan tentang digitalisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan seminar penguatan SDM dengan tema 'Pendidikan Kader Politik Bagi Kaum Perempuan', 22 Desember 2021 mendatang," imbuhnya. 

BACA JUGA: Selama Bu Mega Ketum, Pak Berengos Konsisten Pimpin PDIP Solo

Menurut Ketua DPC PDIP Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo, sebenarnya UMKM itu tergantung dengan pendampingan. 

Kalau yang mendampingi benar, maka UMKM akan bisa hidup. 

BACA JUGA: Konon Pak Jokowi Pernah Berjanji Bangun 5 Kantor PAC PDIP di Solo, Baru 1 Terwujud

Namun, kalau sekadar diberi stimulan, maka arahnya akan berbeda.

"Kalau saya ini, kan, saya dampingi terus teman-teman (UMKM). Ini arahnya sudah bergerak mendirikan badan usaha katering,” katanya dalam kegiatan tersebut. 

Rudi menambahkan ibu-ibu harus bisa memberdayakan diri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi di keluarga, dan tidak hanya menjadi ibu rumah tangga saja. 

"Adminnya harus dari mereka sendiri. Nanti kami akan evaluasi apakah pelatihan itu nanti akan memberikan dampak positif," paparnya. (mcr21/jpnn)


Redaktur : Boy
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler