Peringati HUT Ke-43 Arsenal, Dua Personel KRI Nanggala Diabadikan Jadi Nama Gedung

Rabu, 16 Juni 2021 – 10:47 WIB
Kepala Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) Laksma TNI Endarto Pantja Irianto menandatangani prasasti dan peletakan batu pertama Tugu Monumen Kompleks Test Bench Whilly bertempat di Arsenal Batuporon, Madura, Rabu (16/6). Foto: Dispenal

jpnn.com, MADURA - Saat memperingati HUT ke-43 Artileri Senjata Angkatan Laut (Arsenal), dua personel ABK yang gugur bersama 51 ABK KRI Nanggala-402 lainnya diabadikan sebagai nama kompleks dan nama gedung di Arsenal, Batuporon, Madura, Jawa Timur, Rabu (16/6).

Kedua personel yang juga berdinas di Arsenal itu adalah Letkol Laut (E/Anm) Whilly dan PNS Suheri.

BACA JUGA: Setelah 40 Hari ABK KRI Nanggala Gugur, TNI AL Realisasikan Bantuan Kepada Ahli Waris

Kedua fasilitas ini yaitu Kompleks Test Bench “Whilly” dan Gedung Torpedo yang diberi nama “Suheri”.

Kepala Dinas Materiel Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) Laksma TNI Endarto Pantja Irianto meresmikan penggunaan nama dua personel itu yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peletakan batu pertama Tugu Monumen Kompleks Test Bench Whilly bertempat di Arsenal Batuporon, Madura.

BACA JUGA: Selamat, Prajurit Berdedikasi Tinggi di Papua Mendapat Penghargaan

Peresmian kedua fasilitas ini untuk mengenang jasa para prajurit yang telah gugur dalam mengemban tugas negara khususnya musibah yang dialami ABK KRI Nanggala-402 yang on Eternal Patrol di perairan Utara Laut Bali. Dua di antaranya Letkol Laut (E/Anm) Whilly, S.T dan PNS Suheri adalah personel yang berdinas di Arsenal.

Saat pelaksanaan doa bersama 40 hari tenggelamnya KRI Nanggala-402, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Vero Yudho Margono juga secara simbolis telah melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan monumen KRI Nanggala-402 di Komando Armada (Koarmada) II Surabaya.

BACA JUGA: Prajurit dan PNS TNI AL Gelar Doa Bersama Peringati 40 Hari Peringati Gugurnya Kru KRI Nanggala

Dengan kejadian tersebut, KSAL berpesan agar para personel Arsenal tetap semangat dan selalu meningkatkan profesionalisme dalam mengawaki objek vital yang berfungsi dalam hal pemeliharaan materiel bekal kelas V amunisi, senjata dan senjata strategis TNI AL.

Danny Fortune, istri dari Letkol Laut (E/Anm) Whilly menyambut baik pembangunan fasilitas itu.

Dia mengaku bangga karena pemerintah dan negara ini telah memberikan penghormatan sebesar-besarnya kepada suaminya dan berharap bisa meneruskan perjuangan suaminya.

Siti Nurbaya, istri PNS Suheri juga menyampaikan rasa bangga yang telah mengabadikan nama suaminya sebagai nama Gedung Torpedo.

Peringatan HUT ke-43 Arsenal juga dihadiri Sekdissenlekal Kolonel Laut (E) Dwi Cahyo Kuncoro, Kasubdis SPT Dissenlekal Kolonel Laut (E) Amin Yudi Widodo, dan keluarga besar Arsebal.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler