Pernyataan Terbaru KCIC Soal Aksi Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Kamis, 11 November 2021 – 18:00 WIB
Sejumlah besi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang gagal dicuri, saat diamankan di Mapolsek Makasar, Jakarta Timur. Foto: Dokumentasi Polsek Makasar

jpnn.com, JAKARTA TIMUR - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menanggapi dugaan keterlibatan orang dalam pada kasus pencurian besi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang terjadi di Jakarta Timur.

Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya mengatakan pihaknya hingga saat ini belum mendapat adanya indikasi keterlibatan orang dalam pada kasus tersebut.

BACA JUGA: Soal Pencurian Besi Proyek Kereta Cepat, KCIC Beri Respons Begini

"Kami belum mendapat indikasi adanya keterlibatan orang dalam dan hal ini menjadi wewenang pihak kepolisian," kata Mirza dalam keterangan tertulis, Kamis (11/10).

Mirza menambahkan bahwa KCIC juga menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

BACA JUGA: KCIC Kejar Target Pengerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

"Kami juga akan memberikan dukungan penuh bagi kepolisian untuk mengungkap semua pelaku," ujar Mirza.

"Kami ucapkan terima kasih atas koordinasi dari pihak kepolisian dalam menangkap pelaku dan upaya untuk menelusuri setiap pihak yang terlibat sehingga permasalahan ini bisa segera diatasi dan tidak terulang kembali," sambung Mirza.

Sebelumnya, aksi kejahatan yang terjadi pada Sabtu (30/10) itu terungkap saat sekuriti proyek melihat sejumlah potongan besi tergeletak di dekat pagar proyek yang dalam keadaan terbuka.

Sekuriti yang curiga kemudian keluar area proyek dan mendapati para pelaku sedang menaikkan besi-besi baja ke mobil pikap.

"Saksi satu menelepon saksi dua dan bersama-sama dengan warga yang lain berusaha menangkap para pelaku. Namun, para pelaku berusaha melakukan perlawanan," kata Kapolsek Makasar Kompol TF Hutagaol dalam keterangan tertulis, Selasa (9/11).

Warga kemudian mengadang para pelaku yang mencoba kabur dengan melempar batu ke arah mobil pikap tersebut.

Mobil pun berhenti. Namun, para pelaku melarikan diri meninggalkan besi-besi hasil curian itu. (cr1/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Dean Pahrevi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler