Persaingan di Kemenkumham Ketat, Pelamar CPNS 2021 dan PPPK Mencapai 436.725

Minggu, 18 Juli 2021 – 20:09 WIB
Plt Karo Humas BKN Paryono menyebut persaingan pelamar CPNS dan PPPK 2021 di beberapa instansi bakal ketat. Foto: Ricardo/dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Jumlah pendaftar CPNS 2021 dan PPPK yang sudah submit hingga hari ke-19, Minggu (18/7) sudah mencapai 1.908.625.

Sejatinya, pelamar CPNS 2021 dan PPPK yang sudah mengisi formulir sesuai data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 18 Juli pukul 15.25 WIB sebanyak 3.052.591 orang.

BACA JUGA: 3 Alasan Pendaftaran PPPK 2021 Diperpanjang

"Yang sudah submit sebanyak 1.908.625," ujar Plt Karo Humas BKN Paryono di Jakarta, Minggu (18/7).

Dia menyebut instansi paling banyak pelamarnya adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), yaitu sebanyak 436.725 orang. Disusul Kementerian Perhubungan sebanyak 99.286.

BACA JUGA: Baidowi: Vaksin yang Terpakai Belum 50 Persen, Sisanya Menumpuk Entah di Mana

Kemudian Kejaksaan Agung (91.927) pelamar, Kementerian Pendidikan Kebudayaan (79.976), Kementerian Agama (68.759).

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (36.465), Jawa Barat (31.248), Kementerian Kesehatan (30.067), DKI Jakarta (29.725), dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 28.351.

BACA JUGA: Bakal Ada Aksi Unjuk Rasa Bubarkan PPKM, Kombes Erdi Bereaksi Begini

Paryono menjelaskan, makin banyak pelamar otomatis persaingan kian ketat. Itu sebabnya, dia mengimbau para pelamar CPNS dan PPPK 2021 untuk mempersiapkan diri sebelum seleksi Agustus mendatang.

Dia juga menyebutkan instansi yang sampai hari ini kurang peminatnya adalah Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, hanya18 pelamar. Lalu, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya (14), Pemerintah Kabupaten Nduga (11), Pemerintah Kabupaten Yalimo (10), Pemerintah Kabupaten Yahukimo (8).

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya (7) pelamar, Pemerintah Kabupaten Deiyai (3), Pemerintah Kabupaten Dogiyai (3), Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (2).

"Pemerintah Kabupaten Paniai sampai hari ini tidak ada pelamar atau 0 pendaftar," pungkas Paryono. (esy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler