Persebaya vs Barito Putera: Ujian Berat Yunan Helmi Baru Dimulai

Senin, 08 Juli 2019 – 18:26 WIB
Selebrasi pemain Barito Putera usai mencetak gol ke gawang Perseru BLFC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung. Foto: IG psbaritoputeraofficial

jpnn.com, LAMPUNG - Pelatih Barito Putera Yunan Helmi langsung dihadapkan pada tantangan berat setelah skuatnya sukses mencuri poin di dua laga tandang terakhir.

Tim berjuluk The Yellow River itu akan bersua dua tim kuat Persebaya Surabaya dan Bali United pada laga selanjutnya.

BACA JUGA: Kiat Kiper Persija Tepis Status Pemain Pelapis

Kini Barito Putera telah berada di Sidoarjo sebelum menuju Surabaya, karena laga melawan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut akan digelar Selasa (9/7).

BACA JUGA: Jelang Laga Persija vs Persib, Polisi Imbau Bobotoh Nonton dari Televisi

BACA JUGA: Pelatih PSS Sebut Timnya Menang Karena Beruntung

Sejatinya laga ini digelar pada 15 Juni lalu. Namun, karena bertepatan dengan agenda uji coba timnas Indonesia, maka ditunda jadi 9 Juli.

Meski kondisi Persebaya tak jauh seperti Barito alami, namun tetap saja bukan lawan yang mudah dikalahkan.

BACA JUGA: Jadwal Kick-Off Persija vs Persib Tidak Ada Perubahan

Apalagi, laga ini disaksikan langsung ribuan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Kekalahan 4-0 dari Persib, membuat Persebaya ingin mencari tumbalnya.

Setelah menghadapi Persebaya, The Yellow River kembali ke Martapura untuk menyambut ke datangan pimpinan klasemen sementara Liga 1, Bali United. Musim lalu, Barito tak pernah menang jika melawan Bali United.

Dari dua pertemuan, Barito yang masih di bawah asuhan Jacksen F Tiago hanya dapat bermain imbang 1-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

BACA JUGA: Desa Sertajaya Dilanda Kekeringan, Petani Merugi Lantaran Gagal Panen

Sedangkan ketika bertandang ke markas Bali, Barito menyerah 2-0. Yunan sendiri melihat betapa sakitnya kekalahan itu.

Namun, Yunan tampaknya tak mempedulikan hitungan di atas kertas. Dia lebih fokus menjaga kondisi tim yang telah kembali bangkit, meski belum sekali pun meraih kemenangan.

Magis Yunan telah membuat Barito sukses membawa pulang dua poin. Usai Barito menahan imbang PSIS Semarang (0-0) dan Perseru Badak Lampung FC (3-3).

Yang menarik, Yunan nyaris membuat Rizky Pora dkk memenangi laga. Seperti bermain di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, kemarin, yang berakhir dengan skor 3-3.

“Pasti rasa syukur kami ucapkan atas hasil yang telah didapat. Memang ada beberapa yang masih harus diperbaiki. Karena dalam sepak bola sedikit saja kesalahan selama 90 menit bisa terjadi gol,” ujar Yunan dalam sesi konferensi pers usai laga melawan Badak Lampung.

BACA JUGA: Anak Tak Diterima di Sekolah Dekat Rumah, Orang Tua Protes PPDB Sistem Zonasi

“Terlepas dari itu, saya mengapresiasi pemain. Karena memberikan hiburan yang sama dengan Badak Lampung. Sehingga membuat sepakbola Indonesia bagus dan semakin berkembang,” ungkap Yunan.

Paling penting saat ini, kata Yunan bagaimana menyemangati para pemain dan menyampaikan bahwa mereka mampu untuk keluar dari masalah ini.

Memang, tugas itu lebih utama. Mengingat perannya sebagai pengganti. Apalagi dalam pemilihan pemain, tertuma legiun asing The Yellow River, banyak ditentukan oleh Jacksen.

Yunan tak bisa memilih. Dia hanya bisa tak memainkan Arthur Vieira dalam dua laga debut perdananya sebagai pelatih kepala di Liga 1 2019 ini.

Di samping itu, memaksimalkan peran Rafael Silva meski hanya sebagai pemain pengganti. Ya, baik saat melawan PSIS maupun ketika menghadapi Badak Lampung, Rafael baru masih di babak kedua.

BACA JUGA: Usut Pelaku Penembakan di Kerusuhan 21-22 Mei, Polisi Garap Saksi Kunci

Yunan sudah menegaskan pemain ditentukan melihat kondisi kesiapannya. Selanjut di lapangan dia memberikan pemain untuk mengeluarkan segala kemampuannya.

“Saya memberikan kebebasan untuk pemain berimajinasi, berkreasi di lapangan seperti apa,” pungkasnya.

Selain dua laga berat melawan Persebaya dan Bali United, selama Juli ini Barito juga akan dua laga away masing-masing menghadapi tuan rumah Borneo FC, 18 Juli 2019, dan PSS Sleman, 27 Juli 2019. Namun sebelum menghadapi PSS Sleman, Barito lebih dulu menjalu Persela Lamongan, 22 Juli 2019.

Untuk laga kandang Barito sendiri akan digelar di Stadion Demang Lehman. Pasalnya Stadion 17 Mei Banjarmasin dalam tahap rencana renovasi.(bir/ema)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Status Kiper Pelapis tidak Membuat Shahar Ginanjar Minder


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler