Persipura Ingin Ketum PSSI Beri Penjelasan Soal Pengobatan Ramai Rumakiek

Senin, 02 Mei 2022 – 21:44 WIB
Pemain Timnas Indonesia Ramai Rumakiek berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Timnas Timor Leste dalam pertandingan sepak bola Leg 2 FIFA Matchday di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar Bali, Minggu (30/1/2022). FOTO: ANTARA/Nyoman Budhiana/foc.

jpnn.com, JAYAPURA - Manajemen Persipura Jayapura berharap segera mendapat penjelasan dari PSSI terkait proses pengobatan salah satu pemain mudanya, Ramai Rumakiek.

Persipura merasa perlu menanyakan rincian tindakan yang diambil PSSI, yang sudah menanggung biaya pengobatan cedera paha Ramai Rumakiek agar bisa memperkuat Tim Nasional U-23 dalam SEA Games Vietnam mendatang.

BACA JUGA: Anggota Raider Dibegal Setelah Pulang Makan Sahur, Pelaku 4 Orang, Pakai Samurai

Namun, setelah mengirim surat meminta kejelesana tersebut pada 28 April 2022, Media Officer Persipura Eveerth Joumilena mengaku bukan menerima konfirmasi balasan dari PSSI.

"PSSI sama sekali tidak konfirmasi apa pun kepada Persipura selaku klub di mana Ramai bernaung," katanya dalam keterangan pers kepada Antara, Minggu.

BACA JUGA: PSSI Menanggung Biaya Pengobatan Ramai Rumakiek di Jakarta

"Sehingga kami ingin ketua PSSI memperjelas semua kepada manajemen klub seharusnya komunikasi federasi tidak seperti ini," ujar Eveerth menambahkan.

Dia menambahkan PSSI seharusnya merespon permohonan manajemen Persipura tanpa waktu yang lama.

BACA JUGA: Kapolda Toni: Pengungkapan Kasus Ini yang Terbesar di Indonesia

"Kalau pun ada kendala dalam menjelaskan, kan bisa disampaikan bahwa ada kendala dan baru akan dijawab nanti," ujarnya lagi.

Sebagai informasi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada 20 April lalu menyampaikan bahwa Ramai mengalami cedera otot di pahanya sehingga tidak memungkinkan untuk bergabung dengan Timnas U-23 di SEA Games Vietnam.

Namun, enam hari kemudian pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengumumkan langkah PSSI menanggung proses pengobatan Ramai setelah melihat antusiasme dan semangat pemain sayap berusia 20 tahun tersebut.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Aceh Timur, Tiga Sekeluarga Tewas Mengenaskan, Satu Selamat

Ramai sejak 25 April sudah tiba di Jakarta menjalani berbagai proses pengobatan yang dipantau langsung oleh Kepala Medis PSSI, dr Syarif Alwi.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler