Pertamina Ganjar Polair Polri Penghargaan Atas Penangkapan Pencuri BBM di Tuban

Jumat, 11 Juni 2021 – 13:56 WIB
Pertamina apresiasi kesigapan Polair dalam menangkap pencuri BBM di Tuban beberapa waktu yang lalu. Foto: Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim Polair Kabarhakam yang berhasil menggagalkan upaya tindak pencurian bahan bakar minyak (BBM) di Fuel Terminal (FT) Tuban, Maret Silam.

Kesigapan ini berhasil menghentikan modus operandi pencurian BBM sebagai bentuk kejahatan yang berdampak pada kerugian negara.

BACA JUGA: Pertamina Salurkan Biosolar di 5.518 SPBU Seluruh Indonesia

Kesigapan Tim Polair Kabarhakam Polri di tunjukkan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pelaku tindak pencurian BBM yang terjadi di Fuel Terminal Tuban pada hari Minggu (14/3) yang lalu, pukul 00.30 WIB.

Tersangka pelaku tindak pencurian 2 orang sudah diamankan oleh Polai dan 4 orang lainnya masih dalam tahap pencarian.

BACA JUGA: Sinergi Anak Usaha Pertamina Angkut Produksi Minyak Mentah Blok Cepu

Pada OTT tersebut, pihak tim Polair menyita barang bukti berupa kapal MT Putra Harapan yang digunakan untuk menampung BBM jenis Solar sebanyak 21.517 liter, 1 unit katrol untuk pipa atau selang hose single point mooring (SPM), mulut pipa buatan yang berfungsi untuk menyambungkan selang dari MT Putra Harapan ke ujung pipa hose SPM, 2 unit selang pipa spiral ukuran 6 inch sepanjang 10 meter, dan 2 unit handphone.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Putut Andriatno mengatakan pengungkapan kasus tersebut setidaknya telah menyelamatkan asset milik negara dari tindak pidana pencurian, sehingga dari keseluruhan total barang bukti sebanyak 21.517 liter BBM jenis solar dapat diselamatkan.

BACA JUGA: Konsisten Jalankan Restrukturisasi, Operasional Pertamina Group Lebih Efisien & Terintegrasi

“Dengan kejadian ini, Tim Polair Kabarhakam Polri yang dipimpin oleh Direktur Polair Kabarhakam Brigjen Pol Mohammad Yassin telah menyelamatkan potensi kerugian negara sebanyak 400 ribu liter solar bersubsidi di dalam SPM tersebut yang saat itu tidak berhasil seluruhnya di dapatkan oleh pelaku," katanya.

Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) itu menilai hal ini menunjukkan peran penting Polair Baharkam Polri sebagai salah satu stakeholder utama Pertamina dalam melaksanakan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, dan menegakan hukum di perairan serta pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Polair Kabarhakam Brigjen Pol Mohammad Yassin dan Pjs. Kasubdit Gatkum (Penegakan Hukum) Kombes Pol Yuldi Yusman mengemukakan modus kegiatan pencurian tersebut sudah direncanakan sebelumnya.

Tim Polair Polri mengakui telah mengikuti gerak gerik kegiatan para tersangka selama kurang lebih 2 bulan, dan akhirnya dapat dilakukan OTT dan menggagalkan potensi kerugian pada negara.

Menurut Putut, adanya kejadian ini saat itu tidak mengganggu distribusi BBM di wilayah layanan FT Tuban dan kegiatan operasional tetap dapat berjalan normal.

Pertamina juga menjamin akan tetap berkomitmen penuh menyalurkan energi bagi masyarakat.

"Ke depannya kami juga berharap peran aktif instansi dan masyarakat untuk turut serta mendukung operasional pelayanan Pertamina dengan cara menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135, jika menemukan indikasi penyimpangan BBM/LPG dilapangan," kata Putut.

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Pertamina   Polair   BBM   Polri   pencurian  

Terpopuler