Pertemuan The Fed Alihkan Perhatian Investor, Kurs Rupiah Senin Pagi Menguat 40 Poin

Senin, 26 April 2021 – 10:55 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi (26/4) menguat 40 poin. Foto:dok JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin pagi (26/4) menguat 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp 14.485 per USD.

Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya menyatakan, penguatan terjadi seiring perhatian investor yang tertuju pada pertemuan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), pada tengah pekan.

BACA JUGA: Kurs Rupiah Loyo Lagi Jumat Pagi, Pengamat Pasar Uang Beberkan Penyebabnya...

Pada pukul 10.02 WIB, rupiah menguat dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.525 per USD.

"USD nampak kembali melemah di awal pagi hari Senin, melanjutkan sentimen di akhir sesi Jumat kemarin, seiring rendahnya tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS," tulis Tim Riset dalam keterangannya, di Jakarta, Senin.

BACA JUGA: Kurs Rupiah Melempem Lagi, Ternyata Ini Sebabnya...

Menurutnya, USD sempat menguat, tetapi gagal bertahan.

Hal itu, merupakan pengaruh dari data indeks PMI sektor manufaktur dan jasa AS, serta laporan sektor perumahan AS yang dilaporkan di atas ekspektasi.

"Fokus pasar kini tertuju pada kebijakan moneter bank sentral AS The Federal Reserve pada Kamis (29/4) mendatang," katanya.

Indeks USD yang mengukur kekuatan nilai tukar uang dibandingkan lainnya berada di posisi 90,71, turun dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 90,86.

"Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun saat ini berada di level 1,573 persen, naik dibandingkan posisi penutupan sebelumnya 1,567 persen," ujar Tim Riset.

Pada Jumat (23/4) lalu, rupiah ditutup melemah tipis lima poin atau 0,03 persen ke posisi Rp 14.525 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.520 per USD. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler