Peruri Sumbang Digital Talent BUMN Tertinggi, Ini Buktinya

Minggu, 06 November 2022 – 10:01 WIB
Peruri menyumbang Digital Talent BUMN dengan presentasi tertinggi dari data Fordigi per 3 November 2022. Foto: Peruri

jpnn.com, JAKARTA - Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) berkomitmen menciptakan sumber daya manusia yang andal dalam mengadopsi dan memanfaatkan teknologi digital.

Hal ini guna terwujudnya prioritas Kementerian BUMN pada agenda Kepemimpinan Teknologi dan Pengembangan Talenta melalui percepatan transformasi digital BUMN,

BACA JUGA: Peruri Raih 2 Penghargaan di Ajang AHI 2022, Apa Rahasianya?

Terbukti dari jumlah digital talent Peruri memiliki presentase tertinggi dibandingkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, yaitu 47,88% dari jumlah karyawan organik daru data Forum Digital Indonesia (Fordigi) per 3 November 2022.

Digital Talent BUMN merupakan karyawan yang memiliki keterampilan dan kapabilitias dalam menggunakan dan mengelola teknologi digital ditandai dengan perolehan sertifikat digital skills.

BACA JUGA: Melalui Program Inkubasi, Peruri Bikin UMKM Naik Kelas

Pembentukan digital talent di Peruri bertujuan untuk mewujudkan perusahaan yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam persaingan di industri security printing dan security digital.

Direktur SDM, Teknologi dan Teknologi Peruri Gandug Anggoro Murdani mengatakan saat ini perusahaan pelat merah ini sudah memiliki wadah riset dan pengembangan sendiri, yakni Peruri Research Institute for Authenticity (PRIfA).

BACA JUGA: Dorong UMKM Naik Kelas, Peruri Punya Berbagai Program Pembinaan

Wadah ini untuk mendorong kesiapan dan kapabilitas digital karyawan menjadi mastery, yaitu talenta BUMN yang mampu mengimplementasikan digital skill untuk menciptakan inovasi digital maupun terlibat dalam program digital strategis.

"Saat ini Peruri telah memiliki produk/layanan digital security seperti tanda tangan digital dan mampu memproduksi meterai elektronik," kata Gandung dalam keterangannya, Minggu (6/11).

Menurut Gandung, untuk mendukung bisnis digital security tersebut, Peruri berkomitmen untuk terus meningkatkan skill dan kapabilitas digital karyawan.

"Berharap bisa memberikan dampak positif yang nyata kepada perusahaan dengan menghadirkan solusi berbasis teknologi digital," ujarnya.

PRIfA memiliki serangkaian program untuk meningkatkan skill dan kapabilitas digital karyawan, seperti Peruri Digital Academy, Digital Community of Practices seperti Internet of Things (IoT), Robotic Process Automation (RPA), Infosec & Cybersecurity hingga Blockchain serta Peruri Digital Innovator.

Gagasan ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia membutuhkan talenta digital sebanyak kurang lebih 9 juta orang untuk 15 tahun ke depan guna mengantisipasi Revolusi Industri 4.0. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler