Perwira Tiongkok Ingin Bernegosiasi, Tetapi Tentara India Menyerang dengan Kejam

Jumat, 19 Juni 2020 – 18:37 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian. Foto: ANTARA/HO-MOFA/mii

jpnn.com, BEIJING - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Zhao Lijian mengatakan bahwa situasi di wilayah perbatasannya dengan India secara keseluruhan telah stabil dan terkendali.

"Kami percaya bahwa dengan dipandu oleh konsensus penting yang dicapai antara kedua pemimpin, Tiongkok dan India dapat menangani situasi saat ini dengan tepat, bersama-sama menegakkan perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan, dan memastikan perkembangan hubungan bilateral yang sehat dan stabil," ujar dia dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (18/6).

BACA JUGA: Terbukti, Tiongkok Memicu Bentrokan Maut dengan India di Himalaya

Menurut Zao, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi telah menjelaskan posisi tegas Tiongkok saat melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri India S Jaishankar.

Bagi Tiongkok, semuanya terjadi karena provokasi tentara garis depan India yang secara sengaja melanggar kesepakatan dengan melewati Garis Kontrol Aktual. "Bahkan dengan kejam menyerang para perwira dan tentara Tiongkok yang pergi ke medan untuk bernegosiasi, sehingga memicu konflik fisik yang sengit dan menyebabkan jatuhnya korban," ujar dia.

BACA JUGA: Siap Gempur Tiongkok, India Pesan Puluhan Pesawat Tempur Rusia

"Sejak insiden itu terjadi, Tiongkok dan India telah melakukan kontak dan koordinasi melalui saluran diplomatik dan militer," ungkap Zhao.

Zhao mengklaim kedua belah pihak sepakat untuk menangani situasi serius yang disebabkan bentrokan itu secara adil, mematuhi kesepakatan, meredakan ketegangan sesegera mungkin, serta menegakkan perdamaian dan ketenangan di wilayah perbatasan. (ant/dil/jpnn)

BACA JUGA: Mengapa Militer Tiongkok dan India Gontok-gontokan Pakai Batu, Bukan Senjata Api?


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler