Pesan Jokowi untuk BNPB: Selesaikan Asap di Sumatera dan Kalimantan

Kamis, 01 Oktober 2015 – 01:00 WIB
kabut asap / jpnn

jpnn.com - JAKARTA- Kabut asap masih terus menyelimuti sejumlah provinsi di Indonesia. Karena itu, Presiden Joko Widodo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana segera menyelesaikan kebakaran lahan dan hutan yang terjadi. Terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

"Presiden memerintahkan agar dipercepat penyelesaiannya. Asap memang masih membumbung. Asap pekat masih terjadi. Di Sumatera, Jambi, Riau, dengan jarak yang pendek hanya rata-rata 300 meter," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/9).

BACA JUGA: UNIK: Sulit Menjenguk Korban Mina, Ketua DPR Pakai Jurus Ini

Menurut Sutopo, berdasarkan analisi data hari ini, data hotspot di Kalimantan dan Sumatera menurun. Sumatera, kata dia, tepatnya di Sumsel. Pusat asap di Sumsel ada di wilayah Ogan Komelir Iring, Musi Banyuasin dan beberapa perbatasan dengan Jambi.

Sedangkan, di Kalimantan tepatnya di Kalteng. Di Kalteng titik hotspot kebanyakan di Pulau Bisau, Kabupaten Kapuas, dan Kotawaringin Timur.

BACA JUGA: Anak Buah Megawati Sebut Salim dan Tosan Pejuang Lingkungan Hidup

Titik yang terbakar, ujarnya, juga masih sama di dua tempat tersebut.

Yang meningkat, ujarnya, adalah kualitas udara yang berbahaya. Terutama di Riau.

BACA JUGA: Duh, Polri Belum Temukan Aktor Intelektual Kasus Salim Kancil

"ISPU juga meningkat, bahkan level berbahaya. Dan masyarakat yang terdampak perekonomian juga sangat banyak. Di Kalimantan juga sama asapnya," imbuhnya.

Sutopo menjelaskan ada dua alasan, masih ada asap di beberapa wilayah tersebut. Satu, karena masih adanya pembakaran. Berdasarkan data satelit, ujarnya, masih ada beberapa titik yang dibakar. Sementara alasan kedua, karena kebakaran terjadi di lahan gambut.

"Ada yang api dipermukaan sudah padam tetapi karena lahan gambut dia mengeluarkan asap. Oleh karena itu, untuk strategi percepat penanganan, maka semua resources sumber daya akan dikerahkan pada titik-titik itu," tandas Sutopo. (flo/jpnn).

BACA ARTIKEL LAINNYA... Takut Gaduh, Buwas Ogah Bantu Anang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler