jpnn.com - JAKARTA- Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Maurin Sitorus meminta REI (Real Estate Indonesia) mendukung Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
UU Tapera akan diundangkan akhir Maret. Hadirnya Tapera bisa menambah sumber pembiayaan perumahan yang sangat besar sekitar Rp 1.000 triliun dalam jangka waktu 20 tahun.
BACA JUGA: Blue Bird Klaim jadi Moda Transportasi Berbasis Aplikasi Pertama
"Saya meminta REI mendukung Tapera dan terus meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat dalam menghadapi masalah perumahan. Begitu pun pemerintah akan terus berkomitmen dalam mengatasi masalah perumahan," ujar Maurin.
Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Eddy Hussy memberikan apresiasi kepada pemerintah yang sangat konsisten. Sebab, pemerintah terus berusaha memberikan kemudahan kepada pengembang serta perbankan melalui kebijakan- kebijakan program pembangunan satu juta rumah.
BACA JUGA: Taksi Online Menjamur, Blue Bird: Kami Tidak Tersaingi
REI menargetkan membangun 20 ribu rumah pada 2016. REI saat ini telah membangun enam ribu rumah bersubsidi. “Semakin hari tantangan pembangunan perumahan di Indonesia kian berat. Akan tetapi, kami dari DPP REI berkomitmen menyelesaikan masalah perumahan di Indonesia,” ujar Eddy Hussy. (esy/jpnn)
BACA JUGA: Dorong Perempuan Lebih Getol Manfaatkan Teknologi Digital
BACA ARTIKEL LAINNYA... Ekspor Ikan Olahan Capai Rp 4,5 Triliun
Redaktur : Tim Redaksi