Pesan Terakhir Pak Basofi untuk Sang Istri

Selasa, 08 Agustus 2017 – 06:53 WIB
Basofi Soedirman.Foto: RAKA DENNY/ dok. JAWAPOS

jpnn.com, JAKARTA - Basofi Soedirman tutup usia di RS Medistra Jakarta kemarin (7/8). Gubernur Jawa Timur periode 1993-1998 itu diketahui meninggal setelah didiagnosis mengidap leukimia Juni lalu.

Putra sulungnya Charis Firimanda mengatakan, selama ini, ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit tertentu.

BACA JUGA: Ternyata DL Sitorus Sudah Pesan Peti Mati Tiga Tahun Lalu, Beginilah Bentuknya

Menurutnya, mendiang Basofi tidak pernah sakit atau mengeluhkan sakit. Saat masuk rumah sakit pada 5 Mei lalu pun, ayahnya tidak dalam kondisi sakit.

"Bapak dibawa ke rumah sakit karena tidak mau makan. Badannya jadi lemas. Harapan keluarga, di rumah sakit bisa dapat nutrisi walaupun lewat infus," cerita pria yang akrab disapa Ais itu kepada Jawa Pos saat ditemui di rumah duka di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin.

BACA JUGA: Intan Pernah Pinjam Buku Catatan Ryan Thamrin saat SMA

Ais melanjutkan, saat diperiksa, Basofi ternyata terindikasi leukimia. Keluarga pun sempat dibuat kaget mengingat selama ini, almarhum tidak diketahui memiliki riwayat penyakit itu.

Ais menuturkan, pihak rumah sakit lalu memberi rujukan agar Basofi diperiksa di Singapura dengan alat-alat yang lebih mumpuni untuk mendapat kepastian.

BACA JUGA: Menyedihkan, Begini Kondisi Dr Ryan Thamrin Sebelum Meninggal

Setelah tiga minggu dirawat, mendiang Basofi dibawa ke Singapura. Dari pemeriksaan itu, diketahui bahwa almarhum positif mengidap leukimia.

"Dari rumah sakit bertanya kepada kamj apakah bapak mau dirawat di sana atau dibawa pulang ke Indonesia. Setelah 10-12 hari di sana, akhirnya kami membawa bapak pulang. Langsung masuk RS Medistra," tutur Ais.

Selama dirawat di RS Medistra, Pak Basofi menjalani perawatan dan pengobatan. Kemoterapi pun dijalani almarhum demi menghancurkan sel-sel kanker dalam tubuhnya sampai akhirnya menghembuskan napas terakhir kemarin.

Di hari-hari terakhir, Basofi sempat mengalami penurunan kesadaran. Namun, masih bisa merespons saat diajak berkomunikasi.

Agum Gumelar yang sempat menjenguk empat hari lalu mengatakan bahwa kondisi kesadaran Basofi memang sudah sangat berkurang.

"Tetapi ketika saya menyebutkan nama, beliau merespons dengan menyebutkan nama saya. Saya teriakan Komando! Pelan di telinganya, tangan beliau langsung bergerak mengepal," tutur Purnawirawan Jenderal TNI itu.

Sebelum meninggal, Basofi sempat menitipkan pesan untuk sang istri. Kerabat dekat keluarga Basofi Soedirman, Wahyu Untung mengatakan bahwa almarhum meminta istrinya untuk menjaga lima cucu mereka. "Jagain cucu," tuturnya menirukan perkataan almarhum.

Di rumah duka, tokoh-tokoh dari kalangan militer dan sipil pun terlihat hadir untuk menyampaikan bela sungkawa. Seperti Panglima TNI Gatot Nurmantyo, mantan wapres Tri Sutrisno, musisi Camelia Malik, Sekjen Golkar Idrus Marham, dan Sys NS. (and/far)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dokter Ryan Thamrin Dalam Kenangan Temannya di Tanjungpinang


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler