Pesawat Lion Air Jatuh, Mahyudin Turut Berdukacita

Selasa, 30 Oktober 2018 – 21:52 WIB
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Foto: Humas MPR

jpnn.com, SAMARINDA - Musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 berpenumpang 189 orang termasuk kru pesawat rute Jakarta - Pangkal Pinang, Senin, 29 Oktober 2018 pukul 06.33 WIB mengundang simpati dan duka mendalam rakyat Indonesia.

Ucapan rasa dukapun muncul dari berbagai elemen masyarakat di berbagai media massa dan media sosial. Dari kota Samarinda, Kalimantan Timur, Wakil Ketua MPR RI Mahyudin juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut.

BACA JUGA: MPR Menanamkan Nilai-Nilai Empat Pilar di Bumi Reog Ponorogo

“Saya turut sangat berduka atas korban meninggal dari musibah tersebut. Semoga amal ibadah mereka diterima Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga diberikan kesabaran serta ketabahan," ucap Mahyudin usai gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di kota Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (30/10/2018).

Dalam kesempatan itu, Mahyudin juga sangat mengapresiasi kerja cepat pihak-pihak yang berwenang seperti Basarnas, TNI, Polri, KNKT dan pihak-pihak lain dalam penanganan musibah tersebut.

BACA JUGA: Masyarakat Harus Ikut Berpartisipasi Dalam Memilih Pemimpin

“Untuk saat ini biarlah mereka bekerja melakukan berbagai hal seperti search and rescue, investigasi dan identifikasi dan pada akhirnya akan keluar hasil mengapa dan penyebab kecelakaan tersebut terjadi. Kita yang tidak paham atau awam jangan lantas berspekulasi macam-macam, komen macam-macam, jangan posting gambar dan kabar-kabar hoaks,” ujarnya.

Musibah ini, lanjut Mahyudin memang memukul dunia penerbangan Indonesia. “Baru kemarin bulan Juni 2018 European Commission mewakili Uni Eropa resmi mencabut larangan terbang untuk seluruh maskapai penerbangan asal Indonesia. Mudah-mudahan pelarangan tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Generasi Muda Jangan Dijadikan Pelengkap Penderita

Mahyudin berharap agar pencarian dan identifikasi para korban cepat dilakukan agar keluarga para korban tenang dan investigasi cepat selesai dan dicari solusinya agar kejadian tidak terulang kembali.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang pada hari Senin, 29 Oktober 2018 hilang kontak sekitar 13 menit setelah take off dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Banten, dan dinyatakan jatuh di perairan Karawang.(adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mahyudin Ingatkan Dampak dari Kemajuan Teknologi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
MPR RI  

Terpopuler