Pesta Bolon Kalahkan Kampanye Pilgub DKI

Kamis, 28 Juni 2012 – 00:34 WIB

JAKARTA - Panggung politik di DKI Jakarta saat ini sedang hingar-bingar. Pasalnya, sejak 24 Juni hingga 7 Juli 2012 mendatang, enam pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta, melakukan kampanye.

Seperti pilgub DKI sebelumnya, para calon menjadikan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan sebagai tempat favorit kampanye di hari akhir yakni 7 Juli 2012, yang dilakukan besar-besaran. Hanya saja, keinginan mereka kali ini mentok.

Pasalnya, pada 7 Juli 2012, GBK sudah dibooking Punguan Simbolon Boruna Indonesia (PSBI), untuk acara Pesta Bolon. Bahkan, organisasi yang dipimpin Effendi MS Simbolon ini memesan penggunaan lokasi di kawasan Senayan selama sepekan sejak 1-7 Juli 2012. Puncak Pesta Bolon digelar 7 Juli di GBK.

Ketua Umum PSBI Effendi MS Simbolon sendiri tidak mau mengalah. Dia bersikukuh bahwa PSBI yang berhak menggunakan GBK pada 7 Juli 2012.

Politisi bangkotan dari PDI Perjuangan itu berdalih, pihaknya sudah melakukan reservasi Stadion Utama GBK tahun lalu.  Dia pun membantah jika ada yang menyebut sengaja memblokade kesempatan sejumlah pasangan cagub-cawagub DKI untuk bisa kampanye di sana.

"Itu murni untuk acara festival budaya Batak, Pesta Bolon. Kami pesan stadion GBK sejak tahun lalu. Tidak ada hubungannya dengan pilgub DKI," cetusnya.

Sekedar diketahui, Effendi Simbolon tergolong 'orang kuat' di DKI Jakarta. Anggota DPR dari dapil Jakarta ini punya basis massa riil di Jakarta. Jelang pileg 2009 silam misalnya, di ruas-ruas jalan besar hingga gang-gang sempit kawasan berpenduduk padat di kawasan Jakarta Barat, dipenuhi dengar baliho, pamlet, dan poster bergambar Effendi Simbolon. Tak ada caleg lain yang mampu menyaingi alat peraga kampanyenya.

Acara puncak Pesta Bolon 7 Juli mendatang, diperkirakan dihadiri 70 ribuan kepala keluarga bermarga Simbolon.  Karena acara cukup penting dan besar, Effendi Simbolon ogah memindahkan lokasi ke tempat lain. Terlebih, katanya, acara Pesta Bolon ini sudah disiapkan sejak lima tahun lalu.

Pernyataan Effendi benar. Pasalnya, jadwal kampanye pilgub DKI baru ditetapkan KPU DKI Jakarta belakangan ini.

Pasangan cagub-cawagub yang ngotot ingin menggunakan GBK pada 7 Juli antara lain pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono dan pasangan Faisal Basri-Biem Benjamin.

Sementara, pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli (Foke-Nara) dan pasangan Hendardji-Riza, bisa legowo.  Keduanya pasangan ini rela tak berkampanye di GBK dan memilih lokasi lain.

Sedang pasangan Jokowi-Ahok dan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini yang sama-sama mendapat jadwal kampanye terbuka pada 1 Juli 2012, juga mengincar GBK. Hanya saja, setelah diundi, penggunaan GKB pada 1 Juli jatuh ke tangan Jokowi-Ahok.  (sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gedung MK Mirip Lokasi Wisata


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler