Pesta Lem, 2 Remaja Putri Digerebek Warga

Minggu, 14 Desember 2014 – 08:14 WIB
Pesta Lem, 2 Remaja Putri Digerebek Warga. Ilustrasi/JPNN

jpnn.com - BALIKPAPAN – Kenakalan remaja yang terjadi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur tidak pernah habis. Fenomena mabuk lem masih digandrungi oleh sebagian remaja dan pelajar di Kota Beriman ini.

Sebanyak 6 remaja, 2 di antaranya cewek, menggelar pesta ngelem  di kawasan Perumnas, Balikpapan Utara. Warga yang merasa resah dengan adanya sekelompok anak muda yang tengah nongkrong dan pesta mabul lem, melakukan penggerebekan, Sabtu (13/12).

BACA JUGA: Ada Pocong Menangis Darah di Dago

Setelah digerebek, remaja badung itu digelandang  warga ke aparat kepolisian Polsek Balikpapan Utara untuk segera ditindak lanjuti.Kapolsek Balikpapan Utara, AKP H Sarbini SH  mengatakan, saat anggotanya mendatangi lokasi mabuk lem, warga sudah terlebih dahulu mengamankan ke 6 remaja yang sudah mabuk lem berat.

“Pelaku sudah diamankan oleh warga sekitar, kami tinggal mengamankan saja. Kami bawa ke kantor dan melakukan pembinaan dan pemanggilan orangtua masing-masing anak,” ujar Kapolsek Sarbini seperti yang dilansir Balikpapan Pos (Grup JPNN.com), Minggu (14/12).

BACA JUGA: Polisi Tembak Pasutri Usai Beli Nasi Goreng

Dan yang lebih parah lagi, alasan yang dikemukakan oleh salah satu remaja yang mabuk lem. Ia melakukan mabuk lem itu bisa berhhayal dan berimajinasi, sesuai efek mabuk lem yang mereka dapat dari menghirup aroma lem.

“Kalau sudah mabuk, bisa menghayalkan apapun seperti nyata Mas. Rasanya seperti terbang dan bebas, bisa menghilangkan beban dan cape,” terang Adi, salah seorang pelajar yang ikut dalam pesta lem tersebut.

BACA JUGA: Jawa Tengah Darurat Bencana

Terkait kenakalan yang dilakukan oleh para remaja ini, para orangtua yang datang ke Polsek Balikpapan Utara sendiri sebenarnya mengetahui kalau anaknya nakal, namun tidak menyangka bila sampai melakukan mabuk lem seperti ini.

Seperti salah satu ibu pelaku mabuk lem yang datang ke Mapolsek Balikpapan Utara, Rusnawati. Diakui bila anaknya memang sering tidak mendengarkan omongan orangtua, namun baru mengetahui terkait kenakalan mabuk lem yang dilakukan.

“Memang jarang belajar dan nggak mau tahu apa yang dikasi tahu orangtua, tapi saya baru tahu kalau dia suka ngelem seperti ini. padahal, saya sudah cukup keras dalam mendidiknya,” terang Rusnawati, orangtua dari Fajrianur. (dep)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kunjungi Lokasi Longsor, Ganjar Pastikan Pasokan Logistik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler