Pesta Miras,1 Kelenger, 2 Tewas

Senin, 09 September 2013 – 00:22 WIB

jpnn.com - PROBOLINGGO - Korban pesta minuman keras (miras) oplosan terus berjatuhan di Kabupaten Probolinggo. Pada Jumat malam (6/9), Dahlan, 33, warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, dan Aminullah, 37, warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, meninggal di ruang IGD RSUD Waluyo Jati.

Dua pria yang sudah berkeluarga dan memiliki anak tersebut tewas setelah menenggak miras bersama-sama pada Kamis (5/9) di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo. Selain dua orang itu, ada Zainullah, warga Kecamatan Paiton, yang kelenger lantaran ikut berpesta miras. Untungnya, nyawanya masih bias diselamatkan dan kini dirawat di RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

BACA JUGA: Surban Capres untuk sang Jenderal

Fajar, ketua RW 6 Kelurahan Patokan, menyatakan bahwa Dahlan meninggalkan rumah Kamis saat pagi dan baru kembali ketika sore. Saat tiba di rumah, bapak dua anak tersebut muntah-muntah. Namun, keluarganya baru melapor ke pengurus RW setempat pada Jumat sore (6/9).

Fajar lalu melarikan Dahlan ke ruang IGD RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, untuk mendapat perawatan. "Karena di sini tidak mendapat tindakan medis, kami lalu membawa dia ke RSUD," jelasnya.

BACA JUGA: Stok Melimpah, Harga Bawang Merah Lokal Turun

Kemudian, pada pukul 18.00, korban akhirnya meninggal.  Berdasar laporan yang diterima Fajar, diketahui bahwa Dahlan sebelumnya menenggak miras oplosan.

"Katanya beli oplosan. Beli di mana saya tidak tahu. Tapi, menurut keterangan yang didapat, minum mirasnya di daerah Besuki (Kabupaten Situbondo, Red)," tuturnya.

BACA JUGA: Disebut Titipan Cikeas di Konvensi, Pramono Tetap Percaya Diri

Keterangan tersebut diperoleh Fajar dari Aminullah yang sempat memberikan keterangan saat dirawat di ruang IGD. "Dia (Amin, Red) sadar, tapi sudah tidak bisa melihat. Tadi sempat mau dirujuk ke Malang tapi tidak diperbolehkan dokter karena kondisi yang tidak memungkinkan," paparnya. Tidak lama kemudian, Aminullah pun tewas.

Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang Medis di RSUD Walyo Jati Kraksaan dr Asjroel Sjakrie membenarkan adanya tiga pasien yang mengalami intoksikasi (keracunan) miras tersebut. Pasien-pasien itu masuk pada Jumat sore.

Ketika masuk, kondisi tiga orang tersebut lemah dan muntah-muntah. "Ada tiga pasien yang mengalami intoksikasi miras. Dua di antaranya sudah meninggal, sedangkan seorang lagi masih menjalani rawat inap," terangnya. (qb/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Galang Dukungan, Pramono Bawa Truk Penarik Meriam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler