Petani Bawang Menanti Solusi

Senin, 06 Februari 2012 – 10:01 WIB

JAKARTA - Dewi Aryani, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari dapil Jawa Tengah 9 (Brebes, Tegal, dan Kota Tegal), mendesak wakil menteri pertanian dan wakil menteri perdagangan untuk segera turun tangan menyelesaikan kasus membanjirnya bawang impor dan anjloknya harga bawang.

Pemerintah juga diminta cepat melakukan revitalisasi lahan pertanian bawang di Jawa Tengah. Menurut Dewi, Menteri Pertanian Suswono sudah sejak Desember 2011 memberikan janji penyelesaian masalah petani bawang, namun tak kunjung datang untuk memberikan solusi.

Dewi lebih berharap kepada Wakil Menteri Pertanian Rusman Heryawan, yang dinilainya profesional dan netral dari kepentingan politis, sehingga diharapkan mampu menjembatani kepentingan petani dengan kementrian perdagangan.

"Kita beharap  pemerintah mencabut ijin impor bawang, memberikan kontribusi peningkatan kualitas dan produktifitas bawang sehingga stabilitas harga dan pasokan bawang dalam negeri bisa terjaga," ujar Dewi

Dewi yang juga kandidat doktor Kebijakan Publik Sektor Energi Universitas Indonesia itu mengatakan, pihaknya sudah menghubungi wakil menteri pertanian.

" Tadi malam saya sudah menghubungi wakil menteri melalui black berry messanger (bbm) meminta untuk dibukanya dialog membicarakan masalah penyelesaian petani bawang brebes dan nasional. Beliau memberikan jawaban positif," ujar Dewi.

Dewi juga menunjukkan jawaban dari Rusman Heryawan. Dalam jawabannya, Rusman menjanjikan akan segera mencari solusi, dengan terlebih dahulu membahas di tingkat internal kementerian pertanian. "Kita tunggu saja apa respon terhadap pesan saya sebagai suara rakyat Brebes," ujar politisi perempuan itu.

Dia mengimbau kepada petani, kelompok tani, organisasi dan koperasi yang menaungi petani untuk bersiap melakukan mediasi dan negosiasi dengan cara yang santun, tertib dan menggunakan pendekatan yang logis. "Tidak perlu demo jika memang pemerintah memberi ruang yang lebar dan opmitis untuk segera memberikan solusi terbaik untuk petani," ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dapil Jateng 9, Dewi janji akan memimpin negosiasi ini langsung dengan pemerintah. "Bagaimanapun petani adalah tulang punggung perekonomian nasional. Memiskinkan petani sama saja pemerintah menggali lubang kuburnya sendiri," tandas Dewi. (sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Harga Ayam dan Bebek Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler