Peter Butler: Piala Indonesia Bukan Target Saya

Kamis, 09 Agustus 2018 – 03:17 WIB
Peter Butler (kanan). Foto: pojoksatu

jpnn.com, ACEH - PSMS Medan baru saja mengandaskan tim Liga 3, Kuala Nanggroe dengan skor 5-1 di Piala Indonesia, di Stadion Haji Dimurtala, Banda Aceh, Rabu (8/8/2018) malam.

Kemenangan itu pun membuat Pelatih PSMS, Peter James Butler senang dan memuji penampilan skuatnya.

BACA JUGA: Kalahkan Kuala Nanggroe, PSMS Melaju ke Babak 64 Besar

“Kita senang sekali melihat bagaimana kita main. Bagus, mantap, bermain disiplin. Tapi kita harus kerja keras terus memotivasi dalam latihan. Mudah-mudahan kita naik di klasemen,” ujarnya usai pertandingan.

Ya, Butler tampaknya masih memikirkan klasemen PSMS yang masih menjadi terbawah di antara kontestan Liga 1.

BACA JUGA: Piala Indonesia: Teco Minta Skuat Tak Anggap Remeh Persikabo

Diapun secara jujur mengakui Piala Indonesia bukan targetnya. “Piala Indonesia dengan segala hormat bukan target saya. Target saya survive di Liga 1. Itu saja target saya. Dan, pertandingan ini bagus exercise buat untuk melawan Persija (12/8/2018),” ungkapnya.

Disinggung soal kesalahan timnya yang akhirnya bisa kebobolan satu gol oleh serangan klub Liga 3, Butler tak terlalu memikirkannya. Dia menyebutkan timnya akan terus bermain ofensif. “Kalau main defensif kita tidak akan bisa survive. Tim ini tidak cukup kuat. Jadi harus bermain dimana kita lebih kuat,” jelasnya.

BACA JUGA: PSMS Tetap Turunkan Tim Inti Lawan Kuala Nanggroe

“Tim ini hancur sejak awal musim. Jadi saya ke depan harus perbaiki. Situasi sekarang kita kontruksi baru motivasi baru, tim baru. Ini sangat sulit, dimana saya tahu lapangan (Teladan dan Kebun Bunga) kurang baik. Tapi itu tantangan buat pemain kita,” tukasnya.

Sementara itu Dio Hasibuan yang ikut temu pers usai laga, menambahkan bersyukur tim bisa menang. “Bersyukur menang untuk mengembalika kepercayaan diri untuk bertanding selanjutnya. Semoga PSMS bisa lebih baik lagi,” pungkas pemain yang jadi starter di laga ini.

Sedangkan, Pelatih Kuala Nanggroe, Azhari tetap memuji timnya yang bisa memberikan perlawanan untuk tim yang ada di level Liga 1. Apalagi tim ini dibentuk secara singkat untuk Piala Indonesia.

“Persiapan lawan PSMS tujuh hari. Alhamdulillah, anak-anak, walaupun kondisinya seperti ini bisa memberikan perlawanan juga buat PSMS. Walau skor akhirnya 5-1. Ini pelajaran berharga buat pemain bisa bermain dengan tim iga 1,” ujarnya. (nin)

 

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... PSMS Siapkan 2 Tim Jelang Hadapi Persija dan Kuala Nanggroe


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler