Pimpinan DPR Imbau WNI di Lebanon tidak Panik

Rabu, 05 Agustus 2020 – 18:27 WIB
Sejumlah penduduk lokal melihat kerusakan di dekat lokasi ledakan, di daerah pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu (5/8). Foto: ANTARA FOTO/Reuters- Aziz Taher/hp

jpnn.com, JAKARTA - Ledakan besar di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8), pukul 18.07 waktu setempat dikabarkan menyebabkan puluhan orang meninggal dunia, dan ribuan luka-luka.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengucapkan rasa simpati dan duka yang mendalam kepada para korban maupun keluarga akibat ledakan di Lebanon itu.

BACA JUGA: Ada WNI yang Terluka saat Ledakan di Beirut

"Untuk itu kami mengimbau kepada warga negara Indonesia yang ada di Lebanon untuk tetap tenang dan tidak panik," ungkap Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (5/8).

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu menyarankan kepada WNI, apabila keadaan mengkhawatirkan dan memerlukan sesuatu jangan segan-segan untuk berkoordinasi dengan perwakilan Pemerintah Republik Indonesia (RI) di sana.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Kapan Harun Masiku Ditangkap? Polemik KAMI

"Semoga semua dalam keadaan baik-baik saja," ungkap Dasco.

Sebelumnya diberitakan, ledakan terjadi di kawasan pelabuhan Kota Beirut, Lebanon, Selasa (4/8).

BACA JUGA: Aman dari Ledakan Beirut, Kontingen Garuda di Lebanon Bergerak Bantu Korban

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengonfirmasi seorang WNI mengalami luka ringan setelah ledakan. WNI yang terluka itu saat ini dalam kondisi stabil dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Kedutaan Besar Republik Indonesia atau KBRI di Beirut, mencatat saat ini terdapat 1.447 WNI berada di Lebanon. Sebanyak 1.234 di antaranya adalah personel Kontingen Garuda, sedangkan 213 lainnya merupakan WNI sipil. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler