Pimpinan Honorer K2: Ada Hikmah di Balik Musibah

Minggu, 05 Januari 2020 – 09:34 WIB
Nur Baitih bersama pengurus PHK2I DKI Jakarta saat menyalurkan bantuan di Kelurahan Kapuk. Foto: istimewa for JPNN

jpnn.com - Ratusan pengungsi korban banjir di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, tampak senang saat menerima paket bantuan dari Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I).

Maklum saja, sejak mengungsi, bantuan yang masuk tidaklah banyak karena titik pengungsian di Jakarta juga tidak sedikit.

BACA JUGA: Nasib Honorer K2 Lulus PPPK tak Jelas, Bu Uni: Mereka Butuh Kepastian

Menurut Koordinator Wilayah PHK2I DKI Jakarta Nur Baitih, pemilihan Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat, karena banyak honorer K2 dan non-K2 yang tinggal di wilayah tersebut dan menjadi korban banjir.

Nur yang didampingi sembilan pengurus perwakilan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) PHK2I ini dengan sigap menyalurkan bantuan hasil urunan dari seluruh honorer K2 Jakarta.

BACA JUGA: Bu Nur Yakin Seluruh Anggota DPR Setuju Honorer K2 jadi PNS

Ada rasa haru saat Nur dan timnya membagikan bantuan yang diserahkan langsung satu per satu. Pasalnya, banyak anak-anak yang kelaparan.

Mereka tidur di tempat seadanya beralaskan tikar. Ada juga yang memilih tidur di sekolah-sekolah. Namun, muncul kekhawatiran, bila banjir belum surut, kondisi kesehatan mereka terganggu. Sebab, Senin, 6 Januari, anak-anak mulai sekolah.

BACA JUGA: Reni Honorer K2, Ancang-ancang jadi TKW karena Sayang Suami

"Sebagian pengungsi sih sudah balik ke rumahnya. Cuma masih banyak yang di pengungsian dan di sekolah-sekolah. Mudah-mudahan enggak hujan deras lagi biar enggak lama-lama di pengungsian," kata Nur kepada JPNN.com, Minggu (5/1).

Dia lega hari pertama kegiatan bakti sosial di Kelurahan Kapuk berjalan lancar. Selanjutnya, baksos kedua dilanjutkan hari ini di Kelurahan Manggarai.

Bantuan yang akan diserahkan hari ini berupa 300 bingkisan sembako dan 100 bingkisan untuk anak anak korban banjir.

Ada kejadian menarik saat Nur bersama timnya menyalurkan bantuan berupa 150 bingkisan, satu karung beras 50 Kg, satu peti telur dan air mineral sebanyak 10 dus di Kelurahan Kapuk.

Dia mendapatkan perlakuan istimewa dari para korban bencana karena dianggap sebagai penyelamat nasib honorer.

"Saya heran, begitu tiba di lokasi pengungsian banyak yang sambut saya seperti pejabat. Mereka bilang, ini ya yang namanya Bu Nur yang viral di media gara-gara membela nasib honorer yang masuk got," tuturnya.

Begitu diiyakan, banyak yang langsung memberikan selamat dan minta swafoto. Mereka mengucapkan terima kasih karena Nur telah menyelamatkan nasib honorer di wilayah Jakarta Barat.

"Jakarta Barat kan kemarin kena kasus honorer nyebur ke got ya, jadi semua penasaran sama yang namanya Nur," tutur Nur.

Dia berharap, semoga musibah ini cepat berlalu dan para korban selalu diberikan kesabaran. Dia yakin ada hikmah di balik musibah. (esy/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler