PKB Mati-matian Promosikan Cak Imin, CSIIS: Taruhannya Besar Kalau Gagal

Kamis, 03 Agustus 2023 – 03:01 WIB
Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Center for Strategic on Islamic and International Studies (CSIIS) Sholeh Basyari menyatakan terlalu besar taruhannya bagi PKB jika Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak menjadi cawapres.

Dia menyebutkan PKB terus mencari terobosan sebagai jalan bagi Cak Imin mendapat tiket pada Pilpres 2024.

BACA JUGA: Petinggi Gerindra Komentari Pertemuan Puan-Cak Imin, Singgung Nasib KKIR

Sholeh menyatakan setelah mengantongi legitimasi kultural lewat mobilisasi kiai, PKB mencoba mendapatlan legitimasi akademik. 

"Seperti telah terlaksana, kegiatan diskusi dengan mengundang sejumlah bos Lembaga Survei. Acara itu dirancang untuk menyikapi sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar bagi Prabowo untuk kandidat cawapres pilihannya, yakni hasil survei," kata Sholeh dalam keterangannya, Rabu (2/8).

BACA JUGA: Prabowo Mania Jatim Mendukung Cak Imin Jadi Cawapres

Menurutnya, sejumlah hal bisa ditafsirkan dari kegiatan tersebut.

Pertama, PKB mencoba membangun dan menyodorkan alasan ke Prabowo bahwa Cak Imin pilihan terbaik sebagai cawapres. 

BACA JUGA: Laskar Cak Imin Deklarasikan Dukungan Kepada Ketum PKB untuk Maju pada Pilpres 2024

"Kedua, alasan itu 'seakan' berpijak pada legitimasi kokoh secara akademik. Pasalnya yang dihadirkan pada acara tersebut adalah sejumlah bos lembaga survei yang selama ini 'miring' pada Cak Imin. Kecuali Eep Saifullah Fatah" lanjutnya.

Ketiga, jelas Sholeh, legitimasi akademik ini seakan menjadi “tiket” terakhir bagi Cak Imin serta sebagai pengganti hasil survei yang jeblok. 

"Sebab Gerindra, seperti pernyataan Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo mendasarkan nama-nama yang muncul secara mentereng dalam survei menjadi prioritas kandidat cawapres Prabowo," tuturnya.

Sholeh juga menilai upaya terakhir ini gagal meyakinkan Prabowo dan Cak Imin tidak mendapat tiket dari pasangan lain, secara tidak langsung akan membuka pintu Muktamar Luar Biasa PKB.

Sebelumnya, Sholeh juga pernah menegaskan bahwa apabila Cak Imin gagal meraih tiket capres atau cawapres, PKB wajib muktamar luar biasa.

Pasalnya, kata Sholeh, keputusan pencapresan ketua umum PKB adalah produk muktamar Bali.

"Kegagalan Cak Imin meraih tiket capres atau cawapres berimplikasi secara politis dan hukum. Implikasi yang dimaksud adalah penyelenggaraan muktamar luar biasa," kata Sholeh dalam keterangannya, Minggu (30/7). (mc8/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler