PKB Mulai Fokus Menangkan Cak Imin jadi Cawapres

Minggu, 08 April 2018 – 19:00 WIB
Wakil Ketua MPR, Cak Imin. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta merapatkan barisan untuk memenangkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas mengatakan pengumpulan caleg di DKI Jakarta ini sekaligus menguatkan PKB kepada organisasi masyarakat kesukuan, dan organisasi agama di Jakarta.

BACA JUGA: Hasto: Pak Jokowi Bukan Serang Balik, tapi Klarifikasi

"Saat ini PKB Jakarta membuka luas kepada organisasi agama dan ormas untuk bersama-sama menjaga muruah Nahdatul Ulama," ujar Hasbi di Jakarta (8/4).

Menurut Hasbi, dalam pemilu ke depan akan menghadapi situasi yang berat di mana kekuatan finansial yang ada di partai lain membuat caleg PKB menjadi minder. Akan tetapi dia menegaskan bahwa jika faktor tersebut tidak berpengaruh besar. Sebab, dalam dalam jangka waktu sepuluh tahun, PKB dari satu kursi, meningkat menjadi enam kursi di 2014.

BACA JUGA: Golkar Tak Akan Sakit Hati jika Jokowi Pilih Cawapres Ini

"Kekuatan finansial menjadikan caleg PKB minder dan ini menjadi tantangan semua. Partai lain yang tidak punya ideologi saja bisa melejit suaranya, bagaimana PKB yang punya ideologi ahlussunnah waljamaah?" katanya.

Dalam acara ini para caleg juga diberikan komitmen dalam menjaring hati warga Jakarta untuk mengenalkan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres 2019.

BACA JUGA: Anak Panah Cak Imin Menyasar Anak Muda

"Saya ingin para caleg ini memiliki komitmen di Jakarta. Ada tiga tugas yang akan dikerjakan, mengenalkan partai, mengenalkan dirinya sendiri dan Cak Imin sebagai wapres 2019," tuturnya.

Saat ini sebanyak 80 persen bakal caleg sudah mendaftar melalui penjaringan dari cabang-cabang Jakarta. Serta juga mengundang organisasi masyakarat, agama dan kesukuan yang ada di Jakarta. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Luhut Panjaitan: Saya enggak Tahu, Tanya Pak Presiden


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler