PNS Ikut Kutuk Pelecehan Nabi

Jumat, 28 September 2012 – 08:51 WIB
BANDA ACEH - Aksi mengutuk pelecahan Nabi Muhammad SAW, baik lewat film Innocence of Muslims atau pun kartun di media asing, terus bermunculan. Kali ini, jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemko Banda Aceh ikut melakukan kutukan.

Aksi bukan dengan menggelar demonstrasi. Namun, para PNS bersama Komite Penguatan Aqidah dan Peningkatan Amalam Islam dan para peserta Seminar Internasional Banda Aceh, Model Kota Madani, Kamis (27/9) pagi, di Aula Pemko Banda Aceh, membacakan pernyataan sikap mengutuk pelaku pelecehan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Saat pembacaan pernyataan sikap yang dilakukan Tgk Ghazali Abbas Adan, selaku juru bicara. Selain PNS, hadir seratusan tokoh masyarakat dan alim ulama serta masyarakat umum. Saat pernyataan sikap dibacakan, mereka mengikuti sambil berdiri memegangi bendera kecil bertuliskan I Love Muhammad.

Dalam kesempatan tersebut, Ghazali Abbas menyebutkan, berdasarkan data, dari tahun ketahun sudah teramat sering terjadi pelecehan dan penghinaan kepada Nabi Muhammad SAW dan Islam, yang dilakukan oleh pihak - pihak tidak bertanggung jawab.

Kasus paling akhir, pelecehan dan penghinaan melalui pembuatan film "Innocence of Muslims" dan publikasi karikatur yang melecehkan Nabi Muhammad SAW, di media Charlie Hebdo, Perancis. Oleh Karena itu, pihaknya menyatakan menyampaikan pernyataan sikap yang terdiri dari enam poin penting .

Bunyi pernyataan sikap diantaranya, siapapun yang menghina Nabi Muhammad SAW, maka dia telah menghina Allah. Pelaku pelecehan sama saja dengan penghinaan terhadap Islam dan telah menghina seluruh umat muslim diseluruh penjuru dunia.

Kemudian, Rakyat Aceh memadang penghinaan lewat film anti islam dan publikasi kartun nabi, sebagai pelanggaran serius terhadap keberagaman dalam beragama. Tindakan tersebut, mencerminkan tidak adanya penghormatan mereka terhadap agama Islam dan perbuatan tersebut jelas melanggar Hak Asasi manusia.

Kepada seluruh umat Islam dunia, pihaknya meminta tidak terpancing melakukan tindakan anarkis. Musuh yang sebenarnya adalah mereka yang benci kepada Islam dan harus dilawan dengan penguasaan sains dan teknologi. Umat Islam harus memperkuat media massa yang memihak kepada Islam dan kaum muslimin.

Umat Islam dunia juga dihimbau konsisten menjalankan ajaran Islam dan semakin menambah keyakinannya terhadap kebenaran ajaran Islam dan memenuhi masjid - masjid dengan shalat berjamaah dan semakin giat mendalami ajaran Islam dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari - hari.

Negara - negara kuat Islam, juga diminta bersatu melawan para pembenci agama Islam. Rakyat Aceh akan mendukung setiap pemimpin dunia Islam yang berani tampil melawan para pembenci Islam dan pelaku pelecehan terhadap Nabi Muhammad. (sul/sam/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... TKW Meninggal di Pesawat

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler