Pochettino Masih Saja Jemawa Sebut Punya Kunci Kemenangan Lawan City

Kamis, 29 April 2021 – 19:10 WIB
Pelatih kepala Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino memberikan perintah kepada pemain-pemainnya saat leg pertama semifinal Liga Champions melawan Manchester City di Stadion Parc des Princes, Paris, 28 April 2021. (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)

jpnn.com, PRANCIS - Paris Saint Germain (PSG) harus mempertahankan tingkat intensitas bermain sepanjang pertandingan, jika ingin membalikkan defisit 1-2 dari Manchester City pada leg kedua semifinal Liga Champions Selasa pekan depan, kata bos Mauricio Pochettino.

PSG yang runner-up tahun lalu mengawali laga di Parc des Princes dengan solid, sehingga unggul lebih dulu melalui Marquinhos pada menit ke-15.

BACA JUGA: Pesan Guardiola untuk Para Pemainnya Lawan PSG di Leg Kedua Nanti

Namun kemudian PSG kewalahan setelah jeda, bahkan kebobolan dua gol serta diganjar kartu merah saat waktu tersisa 14 menit lagi.

"Kami tim yang lebih baik pada babak pertama, tetapi kemudian kami kebobolan dua gol yang biasanya tidak kami alami," ujar Mauricio Pochettino dalam konferensi pers seperti dikutip Reuters.

BACA JUGA: Dapat Bocoran dari Orang Dalam, Roma Sudah Tahu Cara Menaklukkan MU

Kevin De Bruyne menyamakan kedudukan ketika tendangannya menaklukkan penjaga gawang Keylor Navas yang terlambat bereaksi saat bola mengarah ke sudut jauh gawang.

Riyad Mahrez mencetak gol penentu kemenangan dari tendangan bebas yang menembus pagar betis PSG sebelum Idrissa Gueye diganjar kartu merah langsung.

BACA JUGA: Neymar Sudah tak Peduli Lagi dengan Ballon dOr

"Kuncinya adalah kami tidak menunjukkan energi yang sama dalam menguasai bola seperti pada babak pertama," kata Pochettino.

"Kami yakin bisa membalikkan keadaan dan mendekati leg kedua dengan cara yang sama. Babak pertama menunjukkan kami sudah benar dalam mendekati laga ini."

"Hanya saja kami mesti menjaga intensitas yang sama dalam menguasai bola. Itulah yang mesti kami tingkatkan."


Sementara itu, Kapten Marquinhos mengatakan PSG harus lebih tenang lagi.

"Kadang-kadang Anda harus strategis dan cerdas. Kami kebobolan dua gol yang tolol sekali. Ini detail yang akan diperhitungkan," kata dia.

"Di atas itu semua, kami mesti punya personalitas. Kami harus punya mentalitas juara, melakukan apa pun untuk melewatinya. Kami sudah sangat dekat, ini bukan waktu untuk ragu-ragu."

PSG semestinya dinyamankan oleh fakta mereka memenangkan dua pertandingan tandang pada babak sebelumnya, yakni 4-1 melawan Barcelona pada babak 16 besar, dan 3-2 di kandang Bayern Muenchen pada perempat final.(Antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler