Polandia vs Italia: Tragedi Nasional Menanti Mancini

Minggu, 14 Oktober 2018 – 12:08 WIB
Roberto Mancini. Foto: sky sports

jpnn.com, CHORZOW - Timnas Italia di ujung tanduk. Il Tempo menuliskan judul Tragedia Nazionale dalam salah satu artikel yang membahas timnas Italia, Sabtu (13/10).

Ya, judul itu menggambarkan kekhawatiran Gli Azzurri kembali menuai tragedi lagi setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Tragedi yang saat ini menanti Roberto Mancini adalah gagal bertahan di League A UEFA Nations League.

BACA JUGA: Klasemen Sementara UEFA Nations League

League A adalah grup tempat negara-negara papan atas Eropa bercokol. ''Turun kasta ke League B akan jadi pukulan serius negeri ini jika mau menebusnya di Euro 2020,'' klaim media yang berbasis di Roma itu.

Nah, Giorgio Chiellini dkk harus bisa mengalahkan Polandia dalam lawatan ke Stadion Slaski, Chorzow, dini hari nanti WIB. ''Italia sedang krisis? Saya mengatakannya beberapa hari lalu, tidak jauh beda dengan 12 bulan lalu (ketika Italia gagal lolos ke Piala Dunia) dan tak ada yang berubah. Faktanya ini bisa lebih buruk setelah hari Minggu nanti,'' sebut bek tengah Leonardo Bonucci dikutip di Football Italia.

BACA JUGA: Hantam Jerman 3-0, Belanda Panaskan Persaingan Grup 1

Italia dan Polandia sama-sama masih belum memenangi laga Grup 3 League A. Bedanya Polandia punya agresivitas gol lebih baik sementara ini. ''Kemenangan yang susah. Tapi apabila kami akhirnya terdegradasi ke League B, maka ini bisa menjadi awal dari kegagalan-kegagalan yang lain,'' imbuh Bonucci.

Ucapan Bonucci itu menegaskan ketakutan Italia gagal lolos Euro 2020 seperti ulasan di Il Tempo. Apalagi Kualifikasi Euro 2020 sudah mulai bergulir 22 Maret 2019. Artinya, Mancini hanya punya waktu lima bulan untuk mematangkan persiapan Italia sebelum memulai laga-laga kualifikasi.

BACA JUGA: Kroasia Tahan Inggris, Belgia Atasi Swiss

Media-media Italia pun langsung membandingkan enam laga pertama Mancini dan Gian Piero Ventura. Mancio hanya sekali memetik kemenangan. Lalu, lima laga sisanya berakhir tiga kali imbang dan dua kali tumbang. Terakhir Italia diredam 1-1 Ukraina di Luigi Ferraris, Genoa (11/10).

Enam laga pertama Ventura di Coverciano lebih mentereng. Italia empat kali memenangi laga, sekali imbang, dan sekali kalah. Belum apa-apa citra Mancini pun sudah jatuh. Rating TV siaran langsung enam laga pertama Italia di era Mr Libidine -julukan Ventura- juga malah lebih bagus. Seperti dilaporkan RAI Sport, stasiun televisi yang punya hak siar laga-laga Italia.

Sebagai suksesor Antonio Conte, enam laga pertama Italia era Ventura disaksikan sekitar 43,2 juta penonton. Per laga rata-rata disaksikan 7,5 juta penonton. Jumlahnya anjlok setelah di tangan Mancini. Di tangan mantan tactician Manchester City itu enam laga Italia dilihat sekitar 38,3 juta. Rata-rata per laganya ditonton 6,3 juta orang.

Rekor Italia di Polandia sejatinya tidak buruk. Dalam lawatan terakhir dalam uji coba 12 November 2011 di Wroclaw, Italia menang dua gol tanpa balas. Tapi, keraguan bisa mengulang capaian itu muncul setelah melihat persiapan Mancini. Laporan Gazzetta dello Sport menyebut, Mancini akan mempertahankan sebagian besar starting eleven saat ditahan Ukraina.

Terutama trio di lini depan Federico Bernardeschi, Lorenzo Insigne dan Federico Chiesa.

Tetapi, Mancini konfiden 90 menit di Genoa takkan sama seperti dini hari nanti WIB. ''Kemarin cuma laga uji coba, kami harap situasinya berbeda Minggu ini,'' koar Mancini seperti dilansir di ESPN.

Untung, pertahanan Robert Lewandowski dkk tak begitu kokoh di laga-laga kandang. Di 10 laga kandang terakhirnya, Polandia sudah kemasukan 12 gol. Portugal bisa menyikat skuad besutan Jerzy Brz?czek 2-3 dalam Matchday kedua Nations League (12/10). ''Kami coba untuk melimitasi setiap pergerakan pemain Italia,'' harap bek Polandia Kamil Glik kepada Sport. (ren)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kroasia Vs Inggris: Aroma Balas Dendam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler