Polisi Bongkar Jaringan Penadah Motor Curian

Rabu, 26 Januari 2022 – 17:35 WIB
Tersangka jaringan penadah sepeda motor hasil curian yang ditangkap Polres Indramayu, Jawa Barat, Rabu (26/1/2022). (ANTARA/Khaerul Izan)

jpnn.com, INDRAMAYU - Polisi membongkar jaringan penadah sepeda motor curian di Indramayu, Jawa Barat.

Enam orang tersangka yang memiliki peran berbeda-beda turut diamankan.

BACA JUGA: Riko Silalahi Akan Dijebloskan ke Nusakambangan

Kapolres Indramayu AKBP Lukman Syarif mengatakan keenam tersangka yang ditangkap merupakan jaringan penadah sepeda motor hasil curian yang sudah beroperasi mulai tahun 2018.

"Ada enam orang yang kita tangkap, mereka merupakan jaringan penadah sepeda motor curian," kata Lukman di Indramayu, Rabu.

BACA JUGA: Mata 58 Napi Ditutup Lakban, Dikawal Brimob Bersenjata, Lalu Dijebloskan ke Nusakambangan

Lukman mengatakan enam tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial KDR (47), AR (21), MSK (46), MSL (58), DY (33), dan JA (20). Mereka merupakan warga dari Indramayu, Cirebon, dan Jakarta.

Jaringan penadah, kata Lukman, mempunyai peranan masing-masing, seperti KDR (47) warga Karangampel, Kabupaten Indramayu, bertugas mengubah nomor rangka dan mesin sepeda motor agar sesuai dengan STNK yang telah disediakan.

"Untuk MSK, dan MSL bertugas menyediakan STNK yang akan dicocokkan dengan motor curian," tuturnya.

Sementara dua tersangka lain, yaitu JA, dan TSN bertugas menjual sepeda motor yang sudah diubah nomor rangka dan mesinnya sesuai STNK, sedangkan AR bertugas memperbaiki kunci kontak sepeda motor agar tidak diketahui motor hasil curian.

"Dengan adanya STNK, maka motor curian yang dijual para penadah itu menjadi lebih tinggi harganya," kata Lukman.

Akibat perbuatannya, keenam tersangka jaringan penadah sepeda motor dijerat Pasal 363 KUHP, 481 KUHP, 480 KUHP, dan Pasal 263 KUHP dengan ancaman kurungan penjara paling lama tujuh tahun. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler