Polisi Buru Pembuang Bayi di Sukun Kota Malang, Siap-Siap Saja

Senin, 15 November 2021 – 21:29 WIB
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto (tengah) pada saat memberikan keterangan kepada media, di Kota Malang, Jawa Timur. Foto arsip ANTARA/HO-Humas Polresta Malang Kota

jpnn.com, MALANG - Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kasus penemuan mayat bayi tersebut.

"Iya betul, kami akan selidiki," kata Budi pada Senin saat dikonfirmasi ANTARA di Kota Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA: Saipul Tewas Bersimbah Darah di Jembatan Gantung, Pelakunya sudah Ditangkap, Tuh Mukanya

Budi menjelaskan pihaknya juga akan meminta dilakukan autopsi terhadap jasad bayi malang tersebut untuk pencocokan data (DNA) guna mengungkap orang tua bayi tersebut.

"Kami meminta dilakukan autopsi guna mencocokkan (DNA), jika nanti diketahui orang tua yang membuang bayi tersebut," ujarnya.

BACA JUGA: Sering Keluar Masuk Salon, Perbuatan Terlarang Mbak Theresia Akhirnya Terbongkar

Sementara itu Kapolsek Sukun AKP Nyoto Gelar menambahkan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dari para saksi terkait temuan mayat bayi tersebut.

Usia bayi tersebut diperkirakan baru berusia enam bulan.

"Saat ini masih dalam proses penyelidikan. Nanti akan kami data untuk saksi awal yang menemukan," ucap dia.

Sebelumnya sesosok mayat bayi perempuan di Sungai Tanjung, yang terletak di Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, pada Senin (15/11) kurang lebih pukul 07.00 WIB. Kondisi bayi tersebut telah meninggal dunia dengan tali pusar yang masih melekat.

Salah seorang saksi mata Andika mengatakan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh salah seorang warga yang tengah memancing di sekitar Sungai Tanjung.

Mayat bayi tersebut, ditemukan tersangkut di batang tanaman bambu yang ada di aluran sungai.

"Warga yang sedang memancing tersebut melihat mayat bayi itu tersangkut di bambu. Pada awalnya dikira mainan," ungkap Andika.

Ia menambahkan, kemudian warga yang pada awalnya tengah memancing tersebut, memberitahu warga lain yang ada di sekitar lokasi. Kemudian secara bersama-sama, warga mendekati lokasi tersebut, dan memastikan bahwa sosok itu merupakan mayat bayi.

"Warga dan pemancing mendekati mayat bayi tersebut. Ternyata benar, itu adalah mayat bayi dan bukan mainan," ujarnya.

Warga kemudian melaporkan hal tersebut kepada petugas yang ada di Polsek Sukun, Kota Malang. Tim dari Polsek Sukun beserta tim medis kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi mayat bayi tersebut.

BACA JUGA: Janda Cantik Ini Pilih Berbuat Nekat di Kamar saat Subuh, Tak Disangka, Ini Penyebabnya

Jenazah bayi tersebut, dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler