Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba asal Malaysia

Kamis, 21 Mei 2015 – 02:12 WIB

jpnn.com - BATAM - Narkoba jenis sabu-sabu seberat 1 kilogram berhasil digagalkan polisi saat diselundupkan dari salah satu pelabuhan tikus di wilayah Batuampar, Batam, Kepri, Kamis (14/5) lalu. 

Dua tersangka sindikat jaringan narkoba internasional, Ij dan Rj ditangkap di rumah kediaman Rj di Tanjunguma. Saat itu tersangka berusaha menyimpan barang haram tersebut. 

BACA JUGA: Gubernur: Bayangkan kalau Kita Mengonsumsi Plastik...

Penangkapan Ij dan Rj itu belum menuntaskan kerja polisi untuk mengungkap jaringan narkoba internasional ini. Pasalnya pria warga Malaysia pemasok sabu seberat 918 gram dari Malaysia itu belum ditangkap.

Begitu juga dengan pria lain yang akan menerima sabu dari tangan Ij dan Jr di Batam juga belum ditangkap.

BACA JUGA: Jenderal Bintang Dua Ini Minta Anak Buahnya Sikat Pedagang Beras Plastik

"Ij dan Rj ini sebagai kurir, pemasok narkoba ini warga negara malaysia masih DPO," kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin, Kamis (21/5) siang.

Kedua pelaku yang diamankan ini, berperan sebagai kurir. Sementara barang haram itu diselundupkan dari Malaysia seorang oleh warga negara Malaysia yang tak dikenal oleh Rj dan Ij. Menurut pengakuan Rj dan Ij, sabu dibawa masuk pemasuk narkoba dari Malaysia melalui Dumai.

BACA JUGA: Anak Buah Prabowo Nyalon Lewat jalur Independen

"Dari Dumai baru ke Batam. Yang bawa masuk itu orang Malaysia. Kami hanya terima di Batuampar, rencananya mau dibawa lagi ke orang lain di Batam sini. Kami diupah Rp30 juta untuk jemput barang itu," tutur Rj.

Ij dan Rj yang merupakan buruh harian lepas sebagai tenaga instalasi listrik di wilayah Batuampar itu mengaku, tak bisa mengenali siapa pria pengantar dan penerima barang haram itu. Sebab kata mereka, pria pengantar sabu itu hanya menyerahkan sabu tersebut begitu saja saat tiba di salah satu pelabuhan tikus di Batuampar kemudian langsung pergi. 

Sementara yang akan menerima sabu itu di Batam juga belum dijumpai oleh Ij dan Rj sampai polisi membekuk mereka. Asep menjelaskan Ij dan Rj ini termasuk sindikat jaringan narkoba internasional. (eja/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Langsung Curiga jika Ada Beras Murah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler