Polisi Pastikan Pria Pembakar Rumah Mantan Pacar Bukan ODGJ, Ini Motifnya

Rabu, 10 Maret 2021 – 23:23 WIB
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar rumah. Foto: Humas Dinas Damkar DKI Jakarta

jpnn.com, TANGERANG - Polisi memastikan AM, 33, pelaku pembakaran sebuah rumah di Perumahan Sari Bumi Indah, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, tidak mengalami gangguan jiwa.

“Sementara infonya ini tidak mengalami gangguan kejiwaan,” kata Kapolsek Curug, AKP Agung Nugroho kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

BACA JUGA: AKP Andrianto Dituntut 18 Tahun Penjara, Kasusnya Lumayan Gede

Polisi memastikan dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. AM sadar saat melakukan pembakaran, dimana motif dia nekat melakukan hal tersebut adalah karena sakit hati diputuskan oleh kekasihnya, sehingga nekat membakar rumah mantannya tersebut.

Usai membakar, AM kabur ke rumah kosong di kawasan Curug juga untuk sembunyi. AM ternyata sempat mengancam akan melakukan hal ini ke mantannya.

BACA JUGA: Berita Duka: Husni Jibril Meninggal Dunia

“Ini masih kami dalami, ya sementara fakta yang kami lihat seperti itu,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, AM, pelaku pembakaran pada sebuah rumah di Perumahan Sari Bumi Indah, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, berhasil diamankan polisi, Selasa, 9 Maret 2021.

BACA JUGA: Oknum PNS dan Mahasiswa Ketahuan Berbuat Terlarang, Tak Berkutik Saat Ditangkap Polisi

Pelaku berhasil diamankan di kontrakannya kawasan Curug, Tangerang. Pelaku rupanya merupakan mantan pacar dari salah satu penghuni rumah tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Curug, Iptu Nurbianto mengatakan, dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku nekat membakar rumah mantan kekasihnya karena merasa dikhianati.

“Dia (pelaku) sakit hati, karena dikhianati lalu diputusin, makanya dia nekat berbuat demikian,” katanya.

Aksi pembakaran yang terjadi pada pukul 03.30 WIB itu, memang sudah direncanakan pelaku, di mana awalnya pelaku meminta rekannya untuk menemani ke rumah mantan pacarnya itu menggunakan kendaraan roda dua.

BACA JUGA: Bus Rombongan Peziarah Masuk Jurang di Sumedang, Belasan Orang Dikabarkan Tewas

Lalu, di pertengahan jalan, pelaku meminta rekannya untuk berhenti. “Pelaku minta berhenti, lalu dia cari warung, untuk beli korek batangan sama bahan bakar berupa (BBM) pertalite satu liter,” ujarnya. (dhe/pojoksatu)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler