Polisi Sempat Bergulat dengan Pelaku Bom di Bandara Turki

Rabu, 29 Juni 2016 – 06:04 WIB
Evakuasi yang dilakukan petugas beberapa sesaat bom terjadi. FOTO: AFP

jpnn.com - ISTANBUL - Peristiwa mengerikan terjadi di Bandara Ataturk, Istanbul, Turki, Selasa (28/6). Tiga bom bunuh diri meledak di bandara tersibuk Turki itu. Sedikitnya, 50 meninggal dalam kejadian tersebut. Saksi mata menyebut, polisi di bandara sempat bergulat dengan pelaku.

“Ledakan itu terjadi di luar termial keberangkatan dan aula terminal kedatangan,” kata salah seorang koresponden asing Richard Engel seperti dilansir Mirror.co.uk.

BACA JUGA: MENCEKAM! Begini Kronologi Serangan Bom Bunuh Diri di Bandara Istanbul

Teror bermula ketika tiga pelaku bom bunuh diri menyeruak ke bandara yang sedang sibuk, sembari mengumbar tembakan dari AK-47. Tembakan teroris menyasar petugas keamanan bandara.

Ketiga pelaku diduga akan menerobos mesin x-ray di pintu masuk terminal bandara tersibuk nomor tiga di Eropa itu. Karena dicegat petugas keamanan, pelaku lantas menyerang.

BACA JUGA: Tiga Bom Bunuh Diri Serang Bandara di Turki, 32 Tewas

Nah, seorang pelaku meledakkan diri sebelum memasuki mesin x-ray yang ada di terminal keberangkatan.  

Saat ledakan pertama  terjadi semua orang tampak panik. Mereka berhamburan. Bahkan tak lama setelah itu, ada beberapa orang melihat seorang polisi sempat bergulat dengan pelaku untuk mengatasi bomber kedua. 

BACA JUGA: Nobar Italia vs Spanyol, BUAAR..Granat Meledak

Sayang, dalam pergumulan itu, pelaku kedua meledakkan dirinya. “Saya yakin polisi itu mati,” kata Richard menirukan saksi mata. 

Seorang reporter NBC sempat menge-tweet, bahwa seorang pelaku bom sempat bergulat dengan polisi sebelum meledakkan diri. 

Suasana makin panik. Di tengah kepanikan yang menjadi-jadi itu, bom ketiga meledak. Alhasil, 50 orang meninggal dalam serangan brutal itu. (mirror/mas)  

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selami Pasar Wisata Bahari Singapura dengan Sales Mission


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler