Polisi Tangkap 3 Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Swab Test PCR, Dirut Bumame Farmasi Lega

Kamis, 07 Januari 2021 – 20:27 WIB
Konferensi pers pengungkapan kasus pemalsuan surat hasil swab test PCR di Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/1). Foto: Dean Pahrevi/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama Bumame Farmasi James Wihardja merasa lega polisi berhasil menangkap tiga pelaku pemalsuan surat hasil PCR swab test yang mengatasnamakan perusahaannya.

Ketiga pelaku itu yakni MAIS, EAED (erlanggs) dan MFA (HanzDays) yang kesemuanya masih berstatus sebagai mahasiswa.

BACA JUGA: Bermula dari Unggahan dr Tirta, 3 Pemalsu Surat Swab Test PCR Diringkus Polisi

Diakui James, ulah ketiga tersangka itu sudah membuat nama Bumame Farmasi menjadi tercoreng.

"Kasus ini sangat mencemarkan nama baik perusahaan, dokter dan juga negara. Semoga dengan tertangkapnya oknum yang terlibat, nama Bumame Farmasi tidak lagi dikaitkan dengan pemalsuan surat hasil PCR Swab test," harap James dalam keteranganya, Kamis (7/1).

BACA JUGA: Artis Inisial V Diramalkan Bakal Susul Mendiang Chacha Sherly

James menuturkan, laporannya kepada kepolisian sebenarnya bukan untuk kepentingan Bumame Farmasi saja, tetapi untuk kepentingan negara. Dia pun mengaku lega, polisi telah menangkap pelaku yang merupakan selebgram.

"Sekali lagi terima kasih kepada Kanit 1 Subdit IV Tipid Siber Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya Kompol I Made Redy Hartana dan Kasubdit Tipid Siber Ditreskrimsus PMJ AKBP Dhani Aryanda yang sangat berjasa dalam kasus ini. Semoga kami semua dilindungi dalam masa yang susah ini," harapnya.

BACA JUGA: Menurut Mbah Mijan, Gisel tak Perlu Meminta Maaf

Perlu diketahui, selebgram berinisial R dan Hanzdays sudah berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dan akan diusut sampai tuntas sesuai hukum yang berlaku karena memalsukan dan menjual surat hasil PCR Swab test palsu menggunakan photoshop.

Padahal, kata James, semua staff Bumame Farmasi tidak bisa mengeluarkan surat hasil palsu. Semua hasil tes yang keluar dari lab melewati proses validasi oleh admin dan dokter supaya tidak ada kesalahan dan pemalsuan.

"Untuk mencegah pemalsuan hasil di masa mendatang, kami akan mengimplementasikan kode QR unik pada semua surat hasil kami. Dengan kode QR unik ini, Anda akan dapat mengakses hasil tes asli yang tersimpan di database kami," terang James.

Terkait adanya indikasi orang dalam yang membantu memalsukan surat hasil tes PCR Swab, James mengatakan dia sebelumnya sudah melakukan penyidikan internal terhadap semua dokter dan tidak ditemukan adanya kerja sama dengan ketiga oknum tersebut.(chi/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler