Polisi Tangkap Aktor Intelektual Kasus Pembajakan Truk Tangki Pertamina

Selasa, 19 Maret 2019 – 22:37 WIB
Truk tangki Pertamina sempat diamankan di Monas. Foto: Istimewa for Jawapos

jpnn.com, JAKARTA - Polres Metro Jakarta Utara masih mengusut kasus pembajakan dua truk tangki PT Pertamina yang dilakukan sekelompok orang pada Senin (18/3) pagi.

Menurut, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, dari hasil penyelidikan, ada 18 orang yang diduga terlibat aksi pembajakan. Dua di antaranya telah ditangkap.

BACA JUGA: Polisi Buru Dalang Pembajakan Truk Pertamina

Keduanya berinsial M dan N. Kini, keduanya sudah dijadikan sebagai tersangka.

“Jadi, diduga ada 18 orang yang melakukan perampasan baik itu sebagai pelaku maupun orang yang menyuruh,” kata dia kepada wartawan, Selasa (19/3).

Menurut Budhi, satu dari dua orang yang baru ditetapkan sebagai tersangka adalah aktor intelektual di balik pembajakan. Pelaku itu adalah N, sedang M berperan ikut melakukan perampasan dua mobil tangki.

"M ini yang ikut bersama-sama merampas tangki. Kemudian ada orang yang berperan sebagai aktor intelektualnya, yaitu atas nama N. Dia yang merencanakan dan memberikan perintah kepada para pelaku lain untuk melakukan perampasan ini,” urai Budhi.

Perwira menengah ini menambahkan, pihaknya masih memburu terduga pelaku lain. Setidaknya ada sebanyak 16 orang pelaku lagi yang buron atau dalam pengejaran.

"Sebagian masih buron. Dalam pengejaran ini kami sudah bekerja sama dengan Polda Metro Jaya, jadi diback-up,” tegas Budhi.

Diketahui, ada beberapa orang dari massa 'Aksi Mobil Tangki' yang diduga membajak dua mobil tangki milik Pertamina pada Senin 18 Maret 2019.

Dua mobil tangki yang dihadang dan dilarikan itu berukuran 32 kiloliter. Dalam dua mobil tangki BBM itu berisi biosolar dalam kondisi penuh. (cuy/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler